Akan Terjadi Lompatan Ekonomi di Jabar Selatan dan Utara

- 24 Agustus 2022, 11:22 WIB

SABACIREBON - Hingga saat ini Jawa Barat masih menjadi tulang punggung pertumbuhan ekonomi Indonesia.

Naiknya pertumbuhan ekonomi Jabar sangat berpengaruh terhadap perekonomian secara nasional.

"Kalau Jabar pertumbuhannya naik, maka pertumbuhan Indonesia juga akan teragregasi untuk naik," kata Gubernur Jabar, Ridwan Kamil, di Gedung Pakuan, Selasa, 23 Agustus 2022.

Baca Juga: VIRAL, Anggota DPRD Kota Cirebon Ungkap Buruknya Pelayanan RSUD Gunung Jati, 11 Jam Tak Jelas

Ridwan Kamil optimistis terbitnya Peraturan Presiden Nomor 87 Tahun 2021 akan membuat lompatan ekonomi di wilayah Jabar bagian utara dan kesetaraan ekonomi wilayah Jabar selatan.

Perpres tersebut fokus mengenai percepatan pembangunan kawasan Rebana dan kawasan Jawa Barat bagian selatan.

"Perpres 87 untuk melompatkan Jabar bagian utara, khususnya kawasan Metropolitan Rebana dan kesetaraan Jabar bagian selatan," kata Ridwan Kamil.

Baca Juga: Persiapan Kualifikasi Piala AFC U20, Shin Tae-yong Panggil 36 Pemain, Terbanyak dari Persija

Kang Emil, sapaan akrabnya, berharap akselerasi dari kementerian terkait yang terlibat dalam percepatan pembangunan dua kawasan tersebut. Nilai anggaran dari pembangunan itupun terbilang tak sedikit, yakni di atas Rp 300 triliun.

"Kami menunggu realisasi dari kementerian-kementerian yang ditugaskan oleh Perpres tersebut karena nilainya tidak sedikit di atas Rp 300 triliun," harapnya.

Baca Juga: Polisi Tembak Polisi: Ini Jadwal Sidang Kode Etik Ferdy SamboBaca Juga: Polisi Tembak Polisi: Ini Jadwal Sidang Kode Etik Ferdy Sambo

Kang Emil meyakini, tahun 2024 masyarakat di wilayah Jabar bagian utara dan selatan akan mulai merasakan dampak ekonominya. Salah satunya dari serapan tenaga kerja.

"Mudah-mudahan terkejar sampai tahun 2024 dan memberikan manfaat," ujarnya.

Berpenduduk hampir 50 juta jiwa, Jabar masih menjadi magnet utama investasi dalam negeri,  maupun asing.

Baca Juga: Ketua Pembina Yayasan Widyatama Paparkan Arti Tata Nilai DJITU pada Ribuan Calon Mahasiswa Peserta PPU

Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) mencatat, jumlah investasi yang masuk ke Jabar pada 2021 mencapai Rp 136,1 triliun atau setara 15,1 persen dari total realisasi investasi Nasional.

"Jabar ranking satu terus dalam realisasi investasi, ya dikasih lah dukungan infrastruktur sesuai dengan prestasinya," kata Kang Emil.

Editor: Uyun Achadiat

Sumber: Humas Jabar


Tags

Artikel Pilihan

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah

x