Pemerintah Diminta Contoh Tiongkok Pulihkan Ekonomi, DPR: Jangan Beri Optimisme Berlebihan ke Rakyat

- 13 Agustus 2020, 16:30 WIB
Ilustrasi resesi / Pixabay
Ilustrasi resesi / Pixabay /

PR CIREBON - Resesi ekonomi yang sudah hampir tiba seharusnya membuat Pemerintah semakin bekerja dengan melibatkan seluruh komponen masyarakat. Inilah yang disampaikan Anggota Komisi VI DPR Amin AK, menilai kondisi saat ini sangat sulit untuk membalikkan kontraksi ekonomi menjadi pertumbuhan positif, baik dari indikator ekonomi maupun kesehatan.

Lebih lanjut, Amin menyebut penyebab utama masalah Indonesia adalah terobosan minim dalam penanganan pandemi Covid-19, sehingga Indonesia sekarang harus bersikap paling realistis untuk menahan laju resesi agar ekonomi tidak terlalu dalam jatuh.

"Sebaiknya pemerintah tidak memberikan optimisme berlebihan kepada rakyat dengan proyeksi-proyeksi ekonomi yang sulit direalisasikan," ungkap Anggota Komisi VI DPR Amin AK di Jakarta, seperti dikutip PikiranRakyat-Cirebon.com dari RRI pada Kamis, 13 Agustus 2020.

Baca Juga: Dokter Tirta Berasa Simalakama, Ngaku Sedih Jerinx SID Ditahan Tapi Pusing Bantu Damaikan IDI

Untuk itu, Politisi Fraksi PAN ini meminta agar pemerintah sebaiknya contoh Tiongkok dan Vietnam yang ekonominya sudah pulih karena memprioritaskan pengendalian pandemi.

"Bagaimana rakyat mau optimis ekonomi akan membaik jika kurva jumlah kasus Covid-19 masih terus naik, tak kunjung melandai. Pelonggaran PSBB di tengah tren jumlah kasus harian dan kematian terus meningkat risikonya malah kian menyebabkan lambatnya pemulihan ekonomi," paparnya.

Adapun saran berikutnya dari Amin adalah meminta pemerintah lebih baik fokus pada sektor dengan pertumbuhan besar, termasuk sektor pertanian.

Baca Juga: RUU Ciptaker Hapus Sanksi Iklan Negatif, DPR: Kemunduran Penyiaran yang Rusak Generasi Muda

Dengan demikian, triwulan IV-2020 ekonomi mulai rebound hingga perekonomian bisa tumbuh positif dan ekspansi pada 2021.

"Sejumlah sektor seperti sektor komunikasi, makanan minuman, perdagangan online, dan obat-obatan punya harapan besar untuk tumbuh lebih besar," tandas Amin.***

Halaman:

Editor: Khairunnisa Fauzatul A

Sumber: RRI


Tags

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

Pikiran Rakyat Media Network

X