Cek Fakta: Hoaks Nasabah Bank Harus Dinyatakan Terinfeksi Covid-19 Dulu agar Cicilan Ditangguhkan

- 27 Maret 2020, 10:41 WIB
Ilustrasi COVID-19. Pixabay.

PIKIRAN RAKYAT - Presiden Joko Widodo memberikan ragam kemudahan kepada sejumlah sektor usaha dan masyarakat yang terdampak wabah virus corona (Covid-19).

Bagi para tukang ojek, sopir, taksi, maupun nelayan yang saat ini memiliki cicilan kredit, Jokowi mengatakan, diputuskan bahwa pembayaran bunga atau angsuran akan diberikan kelonggaran selama satu tahun ke depan.

Sebelumnya, pemerintah melalui Otoritas Jasa Keuangan juga sudah memberikan kelonggaran kepada debitur perbankan, khusus pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menegah UMKM, telah memberikan kelonggaran kredit untuk nilai kredit dibawah Rp 10 miliyar.

Baca Juga: Satu Ditembak Mati, Densus 88 Antiteror Berhasil Amankan Empat Terduga Teroris di Jawa Tengah

Seiring dengan beredarnya penangguhan cicilan bagi nasabah terdampak virus corona, baru-baru ini beredar kabar menyebut kebijakan itu hanya berlaku bagi nasabah yang sudah dinyatakan positif virus corona.

Kabar yang beredar melalui pesan WhatsApp tersebut kemudian diposting akun Facebook Rizal Alfa yang menampilkan isi percakapan, diduga antara nasabah dan pegawai Bank BRI dengan melingkari bagian pernyataan bahwa kebijakan ini hanya berlaku bagi nasabah positif dan harus dilampirkan surat keterangan dokter.

Baca Juga: Cek Fakta: Hoaks Cuitan KPK Sebut Anggota DPR Dites Corona Malah Positif Korupsi, Cek Klarifikasinya

"Njih, itu khusus nasabah yang sudah positif kena virus corona dilampiri surat dari RS setempat saat di rawat," tersebar kabar melalui Whatsapp.

Dalam postinganya akun Rizal Alfa juga menambahkan sebuah narasi seraya menanggapi tangkapan layar pesan singkat WhatsApp itu.

HOAKS cician bank ditangguhkan hanya untuk nasabah yang positif corona.*
HOAKS cician bank ditangguhkan hanya untuk nasabah yang positif corona.* /Turn Back Hoax

Halaman:

Editor: Tyas Siti Gantina

Sumber: Turn Back Hoax

Artikel Terkait

Tags

Komentar

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

Pikiran Rakyat Media Network

X