Cek Fakta: Hoaks Cuitan KPK Sebut Anggota DPR Dites Corona Malah Positif Korupsi, Cek Klarifikasinya

- 27 Maret 2020, 08:55 WIB
Ilustrasi gedung KPK. /kpk.go.id

PIKIRAN RAKYAT - Kasus positif Covid-19 di Indonesia semakin bertambah. Sebagai tindak pencegahan guna memutus rantai penyebaran pemerintah melakukan tes cepat atau rapid test.

Dilansir dari Antara, sejumlah negara sudah lebih dulu melakukan tes cepat untuk mendeteksi virus corona, salah satunya Australia. Negara Kangguru itu telah melakukan lebih dari delapan ribu tes cepat hingga 17 Maret 2020, dimulai dari lembaga pemerintahan.

Baca Juga: Bertajuk Covid-19 Music Relief, Spotify Galang Dana Bantu Para Seniman yang Terdampak Corona

Seiring digembor-gemborkannya wacana rapid test di Indonesia yang akan lebih dulu dilakukan pemerintah atau lembaga negara, baru-baru ini beredar cuitan yang diduga dari akun Twitter resmi Komisi Pembrantasan Korupsi (KPK) yang menyebut bahwa anggota DPR yang melakukan tes corona malah positif korupsi.

Cuitan yang diposting akun Twitter mengatasnamakan @KPK_RI pada 23 Maret 2020 ini pukul 05:12 WIB, mendapatkan 5.852 Retweets dan 5.552 Like itu dinarasikan sebagai berikut.

Baca Juga: Membentuk Kubangan Usai Hujan, Warga Berharap Perbaikan Jalan di Tengahtani

"Anggota DPR dites corona malah positif korupsi," dikutip PikiranRakyat-Cirebon.com dari tangkapan layar akun Twitter yang mengatasnamakan @KPK_RI.

Setelah dilakukan penelurusan tim cek fakta Masyarakat Anti Fitnah Indonesia, terkait ciutan yang diduga ditulis oleh akun resmi Twitter KPK itu ternyata salah.

Akun Twitter tersebut telah diedit sedemikian rupa nampak seperti cuitan dari akun resmi KPK, namun faktanya berlainan.

Baca Juga: Pilih Fokus Tangani Covid-19, Pemkot Bogor Tunda Lelang Jabatan walau Sudah Tahap Akhir

Halaman:

Editor: Tyas Siti Gantina

Sumber: Antara, Twitter, Turn Back Hoax

Artikel Terkait

Tags

Komentar

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

Pikiran Rakyat Media Network

X