Satu Ditembak Mati, Densus 88 Antiteror Berhasil Amankan Empat Terduga Teroris di Jawa Tengah

- 27 Maret 2020, 09:31 WIB
ILUSTRASI terorisme.*

PIKIRAN RAKYAT - Indonesia masih diselimuti duka akibat wabah corona yang mematikan. Tercatat per 27 Maret 2020 pukul 09.16 WIB, 893 orang dinyatakan positif Covid-19, 35 orang sembuh, dan 78 lainnya harus kehilangan nyawa.

Di tengah pandemi virus yang mampu merenggut nyawa seseorang, Indonesia tak kalah genting kembali setelah Densus 88 berhasil mengamankan empat terduga teroris dan satu lainnya harus ditembak mati.

Baca Juga: Cek Fakta: Hoaks Cuitan KPK Sebut Anggota DPR Dites Corona Malah Positif Korupsi, Cek Klarifikasinya

Dikutip PikiranRakyat-Cirebon.com dari PMJ news, Tim Detasemen Khusus 88 Antiteror berhasil mengamankan empat terduga teroris di Subah, Batang, Jawa Tengah. Penangkapan terduga teroris tersebut terjadi pada Rabu 25 Maret 2020 sekitar pukul 15.30 WIB.

Karo Penmas Divisi Humas Polri, Brigjen Pol Argo Yuwono mengatakan, awalnya terduga teroris yang berhasil diamankan ada lima, namun satu orang melawan dengan parang saat akan ditangkap.

Baca Juga: Cek Fakta: Benarkah Para Menteri Dilarang Melayat sebab Ibunda Jokowi Positif Corona? Simak Faktanya

“Densus 88 telah mengamankan 4 orang terduga teroris dari warga di Kecamatan Subah di daerah Batang, Jawa Tengah. Keempat terangka itu berinisial MW, NF, NS dan MT,” ungkap Brigjen Argo Yuwono di Mabes Polri, Jalan Trunojoyo, Jakarta Selatan, Kamis 26 Maret 2020 seperti dikutip dari PMJ News.

Densus 88 Antiteror Polri terpaksa melesatkan tembakan setelah salah satu terduga teroris bersinisal MT melakukan percobaan perlawanan.

Baca Juga: Bertajuk Covid-19 Music Relief, Spotify Galang Dana Bantu Para Seniman yang Terdampak Corona

“Salah satu dari terduga teroris yang melakukan perlawanan dengan pedang samurai, sehingga petugas melakukan tindakan tegas (menembak mati, red.)," sambungnya.***

Halaman:

Editor: Tyas Siti Gantina

Sumber: PMJ News

Artikel Terkait

Tags

Komentar

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

Pikiran Rakyat Media Network

X