Soal Pencarian Harun Masiku dan Nurhadi, Haris Azhar: KPK Takut Menangkap Mereka

- 20 Februari 2020, 07:36 WIB
Ilustrasi korupsi. /PIXABAY

PIKIRAN RAKYAT - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mendapatkan informasi tentang keberadaan mantan Sektretaris Mahkamah Agung (MA), Nurhadi (NH) yang masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO), yang bersembunyi di salah satu apartemen di Jakarta.

Seperti diberitakan PikiranRakyat-Cirebon.com sebelumnya, Masyarakat Korupsi Indonesia (MAKI) membuat sayembara dengan hadiah dua iPhone 11, bagi siapapun yang berhasil menemukan Harun Masiku dan Nurhadi yang masuk dalam DPO KPK sejak 2011 lalu.

Informasi tentang keberadaan Nurhadi, diterima oleh pihak KPK pada Selasa 18 Februari 2020. Setelah menerima informasi tersebut, pihak KPK selanjutnya akan menelusuri beberapa tempat baik yang di Jakarta maupun luar Jakarta. Totalnya yakni tiga tempat.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Cirebon, Kamis 20 Februari 2020: Langit Harjamukti dan Plumbon Diselimuti Awan Menjelang Dini Hari

"Pasti, penyidik pasti menelusuri itu bahkan tidak hanya satu tempat bahkan lebih dari tiga tempat. Kalau info yang di Jakarta, itu hanya salah satunya, tidak hanya di Jakarta, di luar Jakarta juga. Kami melakukan pemantauan tetapi detilnya di mana tidak bisa diberi tahu," ucap Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri di gedung KPK, Jakarta, Rabu 19 Februari 2020 seperti dikutip PikiranRakyat-Cirebon.com dari Kantor Berita Antara.

KPK baru-baru ini juga telah menetapkan status DPO terhadap Rezky Herbiyono swasta atau menantu Nurhadi dan Direktur PT Multicon Indrajaya Terminal Hiendra Soenjoto (HS).

"Terkait dengan tersangka NH dan kawan-kawannya, penyidik KPK terus mendalami informasi-informasi yang ada yang kami peroleh baik dari teman-teman media maupun dari masyarakat terus bergerak," kata Ali.

Menurut dia, penyidik terus bergerak untuk mencari tiga tersangka itu.

Baca Juga: Tappy, Anjing Pelacak yang Diandalkan Polisi untuk Menguak Kematian Balita Tanpa Kepala

Halaman:

Editor: Rahmi Nurlatifah

Sumber: Antara

Artikel Terkait

Tags

Komentar

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

Pikiran Rakyat Media Network

X