Keluarkan Surat Edaran Terkait Bulan Ramadhan, Wali Kota: Kami Sayang Masyarakat Cirebon

23 April 2020, 08:00 WIB
RAPAT Ibadah Bulan Suci Ramadhan tingkat Pemkot Cirebon.* //Humas Pemkot Cirebon //Humas Pemkot Cirebon

 

PIKIRAN RAKYAT - Pemerintah Daerah (Pemda) Kota Cirebon mengeluarkan surat edaran (SE) pelaksanaan ibadah selama Bulan Suci Ramadhan 2020. Setiap pengurus DKM dan masyarakat Kota Cirebon diminta untuk mematuhi surat edaran yang telah dibuat tersebut.

Surat edaran bernomor 443/32-ADM tentang Pelaksanaan Ibadah Ramadhan dan Idulfitri 1 Syawal 1441 H di tengah pandemi wabah Corona Covid-19 di Kota Cirebon tersebut mengatur cara beribadah di bulan Ramadhan bagi masyarakat Kota Cirebon di masa pandemi Covid-19.

“Surat edaran tersebut kami buat berdasarkan pedoman dari surat edaran yang dikeluarkan oleh Kementrian Agama Republik Indonesia,” ungkap Azis pada Rabu, 22 April 2020 usai melakukan rapat dengan pengurus MUI , At Taqwa Center, Kapolres dan Dandim Kota Cirebon serta Ketua DPRD Kota Cirebon di ruang Adipura Kencana, Balaikota Cirebon.

Baca Juga: Dilarang Mudik Lebaran, KAI Batalkan Seluruh Perjalanan KA Jarak Jauh Jakarta dan Bandung

Azis meyakini jika surat edaran yang dikeluarkan oleh Kementerian Agama tersebut telah melalui pertimbangan yang sangat matang, baik dari sisi agama, kesehatan termasuk upaya pencegahan terhadap penyebaran Covid-19 di Indonesia.

“Intinya bukan untuk melarang beribadah, “ tegas Azis. 

Beribadah harus tetap dilakukan, namun di rumah masing-masing. Saat ini, orang yang berkerumun sangat rentan terpapar Covid-19.

“Keputusan ini kami ambil, karena kami sayang dengan masyarakat Kota Cirebon,” ungkap Azis. 

Baca Juga: Rayakan Hari Bumi, Hyundai Gandeng BTS Produksi Film Kampanye Hidrogen

Selain meminta agar kegiatan ibadah seperti tarawih, tilawah dan buka puasa yang dilakukan di rumah, surat edaran Wali Kota Cirebon tersebut juga menyebutkan pelaksanaan salat Idulfitri. Salat Idulfitri yang lazimnya dilakukan berjemaah ditiadakan.

"Termasuk tarawih keliling, takbiran keliling juga ditiadakan,” ungkap Azis.

Kegiatan takbiran cukup dilakukan di masjid atau mushala dengan menggunakan pengeras suara.

Baca Juga: 10 Wilayah Terapkan PSBB, Pemprov Jabar Intensifkan Rapid Test

Selanjutnya surat edaran tersebut akan disebarkan ke semua Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) yang ada di Kota Cirebon.

Azis juga meminta agar surat edaran tersebut dipatuhi untuk keselamatan bersama. Pemda Kota Cirebon juga akan melakukan pengawasan.

Jika masih ada yang belum melaksanakan dan masih menggelar sholat berjemaah di masjid, maka akan diajak bicara baik-baik dan kekeluargaan untuk bisa mematuhi aturan yang telah ditetapkan pemerintah di masa pandemi Covid-19 ini.***

Editor: Suci Nurzannah Efendi

Tags

Terkini

Terpopuler