Memahami Tanda dan Gejala Sindrom Kelelahan Kronis

- 13 Mei 2024, 20:42 WIB
Ilustrasi
Ilustrasi /Bing/Image Creator

SABACIREBON - Sindrom Kelelahan Kronis (CFS) bisa menyebabkan kelelahan yang konstan dan mendalam. Dokter menekankan bahwa gejala utamanya adalah rasa lelah yang tak kunjung hilang, disertai gangguan kognitif yang berlangsung lebih dari 6 bulan.

Gejala CFS meliputi kelelahan mendalam, tidak enak badan setelah aktivitas, tidur yang tak nyenyak, dan kabut otak. Penyebab pastinya masih belum dipahami sepenuhnya, tetapi faktor seperti infeksi virus, disfungsi kekebalan tubuh, dan stres psikologis diduga berperan.

Pengelolaan CFS memerlukan pendekatan yang holistik. Hindari aktivitas berlebihan, kembangkan teknik pengurangan stres, pertahankan jadwal tidur yang konsisten, dan konsumsi makanan bergizi.

Baca Juga: Aurora Borealis Muncul di Langit Inggris dan Belanda

Olahraga berdampak rendah seperti yoga atau tai chi dapat membantu meningkatkan stamina tanpa memperparah gejala. Terapi perilaku kognitif dan terapi latihan bertahap mungkin juga diperlukan dalam beberapa kasus.

Penggunaan obat-obatan harus dibicarakan dengan dokter terkait. Penting untuk memahami bahwa pengobatan untuk CFS bervariasi tergantung pada kebutuhan individu dan efektivitasnya belum tentu sama untuk setiap orang.

Penting bagi penderita CFS untuk mengelola aktivitas dan istirahat dengan bijaksana. Hal ini dapat membantu mengurangi gejala dan meningkatkan kualitas hidup secara keseluruhan.***

Editor: Otang Fharyana

Sumber: Antaranews


Tags

Artikel Pilihan

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah