Meski Disanksi PBB, Korea Utara Terus Kembangkan Program Nuklir dan Rudal Balistiknya

- 6 Oktober 2021, 10:45 WIB
Ilustrasi. Korea Utara terus memajukan program nuklir dan rudal balistiknya meski Dewan Keamanan PBB telah melayangkan sanksi.
Ilustrasi. Korea Utara terus memajukan program nuklir dan rudal balistiknya meski Dewan Keamanan PBB telah melayangkan sanksi. /Reuters/ Tyrone Siu/Reuters

PR CIREBON- Sebuah laporan PBB menunjukkan pada Senin, 4 Oktober 2021, bahwa Korea Utara terus memajukan program nuklir dan rudal balistiknya meskipun kondisi ekonomi memburuk dan diperburuk oleh sanksi dari Dewan Keamanan PBB.

Lebih lanjut, laporan oleh panel pakar sanksi Korea Utara juga mengatakan negara itu terus menghindari sanksi PBB dengan cara yang canggih.

Selama periode pelaporan, terlepas dari fokus negara pada kesulitan ekonomi yang memburuk, Korea Utara terus mempertahankan dan mengembangkan program rudal nuklir dan balistiknya.

Baca Juga: Dibintangi Ahn Hyo Seop dan Kim Yoo Jung, Berikut Ini Bocoran Drakor 'Lovers of the Red Sky' Episode 10

Dilansir PikiranRakyat-Cirebon.com dari laman Korea Times, dalam laporan semestrail, tertanggal 8 September, mencatat bahwa Korea Utara tidak melakukan uji coba rudal balistik antarbenua atau uji coba nuklir selama periode pelaporan.

Tetapi melakukan uji coba rudal balistik jarak pendek "menggabungkan teknologi balistik dan panduan."

Diketahui, Pyongyang meluncurkan dua rudal balistik jarak pendek ke Laut Timur pada akhir Maret.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Cirebon Rabu 6 Oktober 2021: Berawan di Siang sampai Malam Hari, Suhu hingga 35 Derajat

Sementara itu, di bawah resolusi Dewan Keamanan PBB, Korea Utara dilarang mengembangkan atau menguji coba rudal balistik.

Panel ahli juga mengatakan Korea Utara juga terus mencari bahan dan teknologi untuk program nuklir dan rudal balistiknya dari luar negeri.

Sebuah laporan terbaru muncul setelah serangkaian peluncuran rudal Korea Utara dalam beberapa hari terakhir yang menurut negara itu termasuk peluncuran uji coba "rudal hipersonik" baru.

Baca Juga: Tes Ilusi Optik: Objek yang Dilihat dalam Gambar Ungkap Kondisi Psikologis Saat Ini

Pyongyang juga melakukan uji coba peluncuran rudal balistik jarak pendek pada pertengahan September lalu.

Dalam laporan tersebut mencatat ekspor barang-barang terlarang Korea Utara, seperti batu bara, berlanjut pada "tingkat yang jauh berkurang".

Sementara impor produk minyaknya, yang juga tunduk pada batasan ketat di bawah sanksi Dewan Keamanan PBB, turun secara substansial pada paruh pertama tahun ini.

Baca Juga: Jadwal TV Hari Ini, Rabu 6 Oktober 2021: Trans TV, SCTV, NET TV, dan TVRI

Menurut laporan itu, bagaimanapun, Korea Utara terus menghindari sanksi dengan mempercanggih manajemen dan struktur kepemilikan kapalnya yang digunakan dalam transaksi gelap.

"Akses oleh Republik Rakyat Demokratik Korea ke lembaga keuangan internasional terus berlanjut," katanya.

"Begitu pula kehadiran pekerjanya di luar negeri yang mendapatkan pendapatan untuk digunakan dalam program-program Negara," pungkasnya.***

Editor: Arman Muharam

Sumber: Korea Times


Tags

Artikel Pilihan

Terkait

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah

x