Pengembangan Rudal Korea Utara Timbulkan Ancaman yang Meningkat Bagi AS dan Sekutunya

11 Juni 2021, 11:45 WIB
Menteri Pertahanan AS Lloyd Austin berkata pengembangan rudal dan nuklir balistik Korea Utara bisa menjadi ancaman bagi AS. //Pixabay/gfs_mizuta

PR CIREBON- Menteri Pertahanan AS Lloyd Austin mengatakan Kamis, 9 Juni 2021, Korea Utara terus mengembangkan kemampuan nuklir dan rudal balistiknya, yang menimbulkan ancaman yang meningkat bagi Amerika Serikat dan sekutunya.

Tanggapan terkait Korea Utara itu disampaikan Lloyd Austin dalam keterangan tertulis kepada Komite Angkatan Bersenjata Senat sebelum sidang di Permintaan Departemen Pertahanan untuk anggaran $715 miliar untuk tahun fiskal 2022.

"Pyongyang (Korea Utara) terus mengembangkan program nuklir dan misil balistiknya, menimbulkan ancaman yang meningkat bagi sekutu dan mitra regional dan dengan ambisi untuk dapat menyerang tanah air AS," kata Lloyd Austin, dikutip PikiranRakyat-Cirebon.com dari Korea Times.

Baca Juga: Ramalan Horoskop Karier dan Keuangan 11 Juni 2021: Ada Prospek Kerja untuk Sagitarius, Scorpio, dan Capricorn

Lloyd Austin menyebut Korea Utara sebagai salah satu dari empat negara yang menjadi ancaman bagi Amerika Serikat, bersama dengan Tiongkok, Rusia, dan Iran.

Jenderal Mark Milley, ketua Kepala Staf Gabungan, setuju bahwa Korea Utara menimbulkan "bahaya nyata" bagi AS.

Dia mengatakan Korea Utara "terus meningkatkan kemampuan rudal balistiknya dan memiliki kapasitas teknis untuk menghadirkan bahaya nyata bagi tanah air AS serta sekutu dan mitra kami di seluruh Indo-Pasifik."

Baca Juga: Kongres AS Geger! Ilhan Omar Sebut Amerika Serikat dan Israel dengan Hamas dan Taliban Sama-sama Ofensif

"Mereka tidak menunjukkan tanda-tanda moderasi dalam fokus mereka pada kemampuan militer dengan mengorbankan warga mereka yang paling rentan dan perdamaian Semenanjung Korea," tambah Jenderal Milley dalam kesaksian tertulisnya sendiri.

Lloyd Austin mengatakan AS akan mengutamakan diplomasi dalam menghadapi ancaman dari Korea Utara.

Namun, Austin juga menuturkan bahwa pihaknya akan bersikeras mempertahankan pencegahan militer yang kuat diperlukan untuk mendukung upaya tersebut.

Baca Juga: Prediksi Shio Jumat, 11 Juni 2021: Shio Ayam Jago, Anjing,dan Babi Harus Memperbanyak Doa

"Saya juga yakin bahwa anggaran ini akan membantu kami mempertahankan kemampuan pencegahan terpadu dan postur global yang diperlukan untuk mendukung kerja keras para diplomat kami dan menunjukkan tekad kami dalam kepemimpinan di seluruh dunia," katanya dalam sidang panitia.

"Bersama sekutu dan mitra kami," sambungnya.

Pemerintahan Joe Biden menyimpulkan tinjauan selama berbulan-bulan atas kebijakan Korea Utara pada bulan April.

Baca Juga: Lirik Lagu My Lips Like Warm Coffee - Chungha feat Colde dan Terjemahan Bahasa Indonesia

Dengan mengatakan pendekatan barunya terhadap Pyongyang menyerukan langkah-langkah "dikalibrasi, praktis" untuk denuklirisasi Semenanjung Korea melalui diplomasi.

Korea Utara tetap tidak menanggapi tawaran AS untuk keterlibatan di tengah penutupan perbatasan yang terus berlanjut sebagai tindakan pencegahan terhadap pandemi Covid-19.***

Editor: Arman Muharam

Sumber: Korea Times

Tags

Terkini

Terpopuler