Ni Kadek Dhinda Amartya Pratiwi Juara Tunggal Putri Remaja U-17 Piala Presiden

- 6 Agustus 2022, 21:37 WIB
Pebulu tangkis Sumatera Utara, Ni Kadek Dhinda Amartya Pratiwi menjuarai nomor tunggal putri remaja U-17 Piala Presiden 2022, setelah mengalahkan Nimas Amirah Ayu di babak final di GOR Nanggala Cijantung, Jakarta, Sabtu
Pebulu tangkis Sumatera Utara, Ni Kadek Dhinda Amartya Pratiwi menjuarai nomor tunggal putri remaja U-17 Piala Presiden 2022, setelah mengalahkan Nimas Amirah Ayu di babak final di GOR Nanggala Cijantung, Jakarta, Sabtu /

SABACIREBON- Pebulu tangkis Ni Kadek Dhinda Amartya Pratiwi berhasil menjadi Juara tunggal putri remaja U-17 setelah menang di final Bulu Tangkis Piala Presiden, Sabtu 6 Agustus 2022.

Kadek menundukkan  unggulan pertama dari DKI, Nimas Amirah Ayu dalam dua gim langsung 21-17, 21-15 di GOR Nanggala Cijantung Jakarta.

Baca Juga: Pengobatan Herbal : Ginjal Tinggal Satu dan Harus Cuci Darah, Kini Dinyatakan Normal (bagian 5)

Kadek tampil sebagai satu-satunya wakil Pengprov PBSI Sumatera Utara yang bermain di babak final dan berhasil menggondol gelar juara tunggal putri remaja U-17 di Piala Presiden 2022 di Jakarta.

"Saya memang targetnya juara satu, yang pasti harus bisa menang karena saya tidak mau mengecewakan banyak orang. Saya juga sudah latihan keras jadi harus membuktikan," kata Kadek Dhinda saat ditemui Antara di GOR Nanggala Cijantung, Jakarta Timur.

Baca Juga: Polisi Tembak Polisi : Kuasa Hukum Bharada E Mengundurkan Diri

Saat berlaga di lapangan, Dhinda mengawali pertandingannya tanpa kendala. Namun pada gim kedua, Dhinda sempat tertinggal karena lawan yang lihai mengubah strategi permainan.

"Lawannya susah dimatikan dan juga ulet, dia punya pukulan yang tajam. Di awal gim kedua memang tertinggal karena dia sedikit mengubah polanya, untungnya saya cepat sadar dan langsung ganti pola. Dia kan posturnya tinggi, jadi jangkauannya lebih panjang dan gesit," katanya menceritakan.

Baca Juga: Gagal Bekerja Sesuai Kontrak, 2 Buruh Migran Asal Majalengka Malah Ditahan PJTKI, Begini Kronologinya

Setelah sukses menyumbang gelar tunggal bagi Sumatera Utara, Dhinda mengaku sangat senang karena bisa tampil maksimal dan tidak merasakan tekanan meski hanya tampil sendiri membela daerahnya.

Selain itu, dengan kehadirannya di partai puncak membuktikan bahwa dirinya mampu bersaing dengan pebulu tangkis lain dari daerah yang dikenal punya basis atlet kuat seperti DKI Jakarta dan Jawa Tengah.

Baca Juga: Tanpa Bahan Pengawet, Sambal Terasi Ini Bisa Tahan Lama, Ini Bocoran Resep Rahasianya yang Jarang Orang Tahu

"Tidak ada tekanan, justru bangga karena saya jadi satu-satunya wakil dari daerah selain Jakarta dan Jawa Tengah di babak final. Motivasi saya, sudah sampai ke final jadi tinggal menuntaskan saja," Dhinda mengungkapkan.

Kemenangan Dhinda yang didulang setelah berjuang selama 43 menit, diganjar dengan hadiah sebesar Rp25 juta dan berhak masuk dalam basis data Pengurus Pusat PBSI untuk proyeksi atlet calon penghuni Pelatnas Cipayung.

Baca Juga: Penghentian Siaran Televisi Analog Dilakukan 25 Agustus 2022, Ini Daftar Wilayah se-Indonesia yang Terdampak

Meski begitu, Dhinda masih punya target-target pribadi untuk menjadi pebulu tangkis yang lebih mahir dan mencetak beragam prestasi lainnya.

"Harapannya ke depan masih bisa ikut kejuaraan yang sangat bergengsi seperti ini. Tapi tidak tahu juga di tahun depan bisa ikut lagi atau tidak, karena (usia) sudah remaja akhir. Jadi mungkin ikutnya ke Sirnas atau turnamen ke luar negeri," pungkas Dhinda seperti dilansir Antara. ***

Editor: Uyun Achadiat

Sumber: Antara


Tags

Artikel Pilihan

Terkait

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah