Resmi Umumkan Nama Partai Baru, Amien Rais: Bertekad Melawan Kezaliman dan Menegakkan Keadilan

- 1 Oktober 2020, 15:12 WIB
Mukaddimah Partai Ummat oleh Amien Rais.
Mukaddimah Partai Ummat oleh Amien Rais. /Youtube Amien Rais Official

PR CIREBON – Setelah hengkang dari Partai Amanat Nasional (PAN), politikus senior nasional Amien Rais mengumumkan nama partai politik baru yang didirikannya melalui kanal YouTube resminya pada Kamis, 1 Oktober 2020.

Partai tersebut dinamai Partai Ummat dengan tekad memegang teguh Pancasila, UUD NRI Tahun 1945, dan semua aturan demokrasi universal.

"Partai Ummat akan bekerja dan berjuang memegang teguh Pancasila, UUD NRI Tahun 1945, dan semua aturan demokrasi universal," kata Amien saat menyampaikan nama partai baru tersebut, dilansir Pikiranrakyat-Cirebon.com dari situs Antara.

Baca Juga: Jatim Akhiri September dengan Kasus Aktif Covid-19 Terendah di Pulau Jawa, Hanya Sisa 3.580 Pasien

Dalam penjelasan tentang partai tersebut, Amien mengatakan bahwa kitab suci Alquran mendorong umat beriman agar dalam mengarungi kehidupan di dunia senantiasa melaksanakan dua perintah Allah Swt secara serentak.

“Pertama, melakukan al-amru bil ma'ruf dan an-nahyu'anil munkar, yaitu memerintahkan tegaknya kebajikan dan memberantas keburukan,” katanya.

Kedua, ia menjelaskan, menjalankan al-amru bil 'adli dan an-nahya' anudzulimi, yaitu menegakkan keadilan dan memberantas kezaliman.

Baca Juga: MA Kembali Potong Masa Hukuman untuk Koruptor, KPK: Biar Masyarakat Saja yang Menilai Rasa Keadilan

Mantan Ketua MPR RI itu mengutarakan apabila yang pertama bergerak lebih pada tataran personal, familier, dan komunal (level mikro), kedua bergerak lebih pada tataran nasional (level makro) dan berkaitan erat dengan masalah kekuasaan.

"Sejarah umat manusia menunjukkan bahwa hanya negara yang mampu melakukan kezaliman kolosal. Akan tetapi, sebaliknya pula hanya negara yang dapat menegakkan keadilan secara merata," tutur Amien.

Amin menuturkan bahwa dengan memiliki sarana dan aparat yang lengkap serta kekuasaan yang paling besar, negara dapat melancarkan kezaliman politik, ekonomi, sosial, hukum, bahkan kezaliman kemanusiaan.

Baca Juga: Ridwan Kamil Kunjungan Keempat sebagai Relawan Uji Klinis, Desember Vaksin Covid-19 Siap Produksi?

Namun, Amien menilai hanya negara pula yang dapat menegakkan keadilan bagi semua rakyatnya sehingga semua tergantung pada pemerintah yang sedang berkuasa.

"Semua tergantung pada pemerintah yang berkuasa apakah sedang membela kepentingan rakyat dan umat, atau sebaliknya sedang membela kepentingan konglomerat dan korporatokrat," katanya.

Pada kesempatan itu, Amien mengatakan bahwa segolongan umat manusia harus berikhtiar untuk menegakkan keadilan sekaligus melawan kezaliman secara sistematik lewat perjuangan politik.

Ia bertutur bahwa Partai Ummat bertekad akan bekerja dan berjuang bersama anak bangsa lainnya melawan kezaliman dan menegakkan keadilan.***

Editor: Nur Annisa

Sumber: Permenpan RB


Tags

Artikel Pilihan

Terkait

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah

x