Ahok Serang Diri saat Kritik Pertamina, DPR: Cacat Sekali, Sudah Tak Awasi kok Malah Teriakkan Aib

- 17 September 2020, 07:00 WIB
Ahok 'Ogah' Disalahkan, Pertamina Rugi Triliunan Liat Donk Gaji Direksinya Gede Semua /

PR CIREBON - Anggota Komisi VI DPR RI, Subardi menilai kritikkan Komisaris Utama (Komut) PT Pertamina (Persero), Basuki Tjahaja Purnama terhadap perusahaan naungannya seolah tak berkaca diri. Tepatnya, jika Ahok menuduh Pertamina sering berutang, maka secara tidak langsung ia juga sedang mengkritik dirinya sendiri.

Dalam arti lain, Ahok dinilai sudah tidak mampu membenahi perusahaan minyak plat merah tersebut, ditambah lagi malah teriakkan aib.

“Yang disampaikan Ahok seperti menceritakan cacatnya sendiri. Jangan karena ketidakmampuannya (mengawasi Pertamina), Ahok lantas teriak-teriak di media,” tegas Subardi pada Rabu, 16 September 2020.

Baca Juga: Tolak Karangan Bunga, Keluarga Sekda DKI Jakarta Ingin Uang Disedekahkan Atas Nama Saefullah

Sebagai informasi, Ahok baru saja mengusulkan agar Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dibubarkan saja. Pasalnya, Ahok merasa banyak tata kelola BUMN yang tidak efisien, bahkan Ahok lebih setuju jika BUMN dikelola oleh pihak profesional yang jauh dari kepentingan politis manapun.

Lebih lanjut, Ahok mendasarkan usulannya sebagaimana pengamatan selama di Pertamina, saat posisi komisaris maupun direksi perusahaan minyak plat merah itu justru dijadikan sebagai ajang bagi-bagi jabatan yang didahului dengan lobi-lobi politik.

Adapun sebagai Anggota Komisi VI yang bermitra dengan BUMN, Subardi mengaku menyesalkan sikap gegabah Ahok, apalagi ini akan berpengaruh pada performa Pertamina yang semakin buruk seirama dengan manajemen yang gaduh.

Baca Juga: Wapres Tuding Netralitas ASN Penyakit Lama Kambuhan, Ketua Bawaslu Kaitkan dengan Ancaman Atasan

Meskipun setiap rapat bersama Menteri BUMN, Komisi VI selalu mendukung program perbaikan Pertamina yang digagas Erick Thohir, baik dalam strategi bisnis maupun efisiensi produksi.

“Kita ingin performa Pertamina membaik. Pertamina harus mampu berkembang dan bersaing dengan perusahaan raksasa seperti Aramco, Chevron, Exxon atau Petronas. Tapi kalau memilih cara-cara kasar dan emosional, ini justru kontraproduktif,” jelas Ketua DPW NasDem DIY tersebut, seperti dikutip PikiranRakyat-Cirebon.com dari RRI.

Halaman:

Editor: Khairunnisa Fauzatul A

Sumber: RRI


Tags

Komentar

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

Pikiran Rakyat Media Network

X