Simak! Berikut Penjelasan Kemenkes Terkait Informasi Vaksin AstraZeneca, dari Manfaat hingga Efek Samping

- 11 Mei 2021, 17:00 WIB
Ilustrasi. Kementerian Kesehatan (Kemenkes) memberikan sejumlah informasi terkait vaksin Covid-19 AstraZeneca yang digunakan di Indonesia.
Ilustrasi. Kementerian Kesehatan (Kemenkes) memberikan sejumlah informasi terkait vaksin Covid-19 AstraZeneca yang digunakan di Indonesia. /Reuters/Dado Ruvi

PR CIREBON - Program vaksinasi Covid-19 telah dilaksanakan Kementerian Kesehatan (Kemenkes) sejak 13 Januari 2021 silam.

Kemenkes bersama dengan otoritas kesehatan lainnya, bekerja sama untuk menyelenggarakan program vaksinasi Covid-19 tersebut.

Sementara itu, terdapat pula jenis vaksin Covid-19 bernama AstraZeneca di Indonesia, yang perlu diketahui informasinya.

Baca Juga: Pria Asal Rusia Ini 'Jual' Lehernya untuk Dipasangi Iklan, Akui Dapat Penghasilan hingga Ratusan Juta

Dilansir Pikiran Rakyat-Cirebon.com dari Laman Resmi Kemenkes, Kemenkes menerbitkan Surat Edaran Nomor: HK.02.02/II/841/2021 tentang Informasi Mengenai Vaksin Covid-19 AstraZeneca, pada Selasa, 11 Mei 2021.

Surat edaran tersebut menjelaskan vaksin Covid-19 AstraZeneca yang merupakan vaksin vektor adenoviral (rekombinan) yaitu mengandung virus flu biasa yang telah dimodifikasi sehingga tidak dapat berkembang di dalam tubuh manusia.

Selain itu, vaksin Covid-19 AstraZeneca dapat menimbulkan respon kekebalan terhadap Covid-19.

Baca Juga: Ramalan Shio Naga, Ular, Kuda, dan Kambing Hasil Prediksi Peruntungan Mingguan Periode 10-16 Mei 2021

Surat edaran tersebut telah ditetapkan Plt Dirjen Pencegahan dan Pengendalian Penyakit dr. Maxi Rein Rondonuwu tanggal 6 April 2021.

Surat edaran tersebut disampaikan kepada kepala dinas provinsi dan kabupaten/kota di seluruh Indonesia.

Kemudian, Kemenkes menjelaskan bahwa vaksin AstraZeneca aman dan berkualitas, sebagaimana yang telah diterbitkan oleh BPOM yaitu Emergency Use Authorization (EUA) untuk vaksin AstraZeneca dengan nomor EUA2158100143A1.

Baca Juga: Ramalan Shio Mingguan 10-16 Mei 2021, untuk Peruntungan Shio Monyet, Ayam Jago, Anjing, dan Babi

Kemenkes menambahkan dari Fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI) yang menyatakan bahwa penggunaan vaksin AstraZeneca bersifat mubah (diperbolehkan).

Selanjutnya, terdapat kondisi yang menjadi kontraindikasi dari vaksin AstraZeneca, yaitu alergi terhadap vaksin ataupun komponen vaksin, kemudian terdapat pula indikasi riwayat alergi berat ataupun syok anafilaksis pada pemberian dosis pertama vaksin AstraZeneca.

Dalam laman tersebut dijelaskan, Kejadian Ikutan Pasca Vaksinasi yang sangat umum terjadi, biasanya bersifat ringan yaitu pusing, mual, nyeri otot (myalgia).

Baca Juga: 3 Zodiak Ini Selama 10-16 Mei 2021 Diprediksi Memiliki Minggu yang Hebat

Selain itu, terdapat kemungkinan nyeri sendi (arthralgia), nyeri di tempat suntikan, kelelahan, malaise, dan demam.

Namun, apabila keluhan berlanjut, disarankan kepada peserta vaksinasi untuk segera menghubungi petugas kesehatan atau ke fasilitas pelayanan kesehatan.

Berdasarkan informasi tersebut, pemerintah menghimbau untuk mengoptimalkan penyelenggaraan program vaksinasi Covid-19 AstraZeneca, yang dijaga TNI dan Polri di seluruh Provinsi di Indonesia.

Baca Juga: 3 Zodiak yang Kehidupan Cintanya Meningkat Setelah Venus Masuk Gemini pada 8 Mei 2021!

Kemudian, bagi lansia serta petugas publik di tujuh provinsi yang telah menerima alokasi vaksin AstraZeneca Tahap 1 sebelum 31 Mei 2021, dan vaksinasi dosis kedua diberikan dengan interval 12 minggu.

Terdapat, petugas kesehatan yang memberikan informasi dan edukasi kepada masyarakat sebelum divaksin, misalnya tentang manfaat vaksin, keluhan yang mungkin muncul setelah vaksinasi, dan apa yang harus dilakukan jika mengalami keluhan tersebut.***

Editor: Arman Muharam

Sumber: Kemenkes


Tags

Artikel Pilihan

Terkait

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah

x