Beredar Buku Biologi Sekolah Kutip Harun Yahya, Ulil Abshar Minta Nadiem Makarim Bertindak

12 Januari 2021, 10:39 WIB
Ulil Abshar Abdalla /Twitter/@ulil

PR CIREBON – Ulil Abshar Abdalla memprotes soal beredarnya buku biologi SMA yang didalamnya terdapat kutipan tentang Harun Yahya.

Ulil Abshar juga meminta agar Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Nadiem Makarim segera mengecek dan menindaklanjuti hal tersebut.

“Ini keterlaluan. Buku biologi yg diajarkan di sekolah mengutip Harun Yahya,” cuit Ulil, seperti dilansir Cirebon.Pikiran-Rakyat.com dari twitter @ulil.

Baca Juga: Harun Yahya dan Pendukungnya Divonis 1075 Tahun Penjara Oleh Pemerintah Turki, Siapa Dia?

Menurut Ulil, memasukkan soal teori Harun Yahya kedalam buku pelajaran resmi sekolah adalah hal yang keterlaluan.

Pasalnya, Harun Yahya adalah ilmuwan yang sering menuai kontroversi pada teori-teorinya. Selain itu, teori Harun Yahya juga masih belum diakui oleh dunia.

Ulil juga menilai bahwa Harun Yahya, atau yang memiliki nama asli Adnan Oktar tersebut tidak memiliki kapasitas yang sesuai untuk menjadi tokoh yang masuk dalam ilmu biologi.

Baca Juga: Aura Kasih dan sang Anak Positif Covid-19, 'Dua Bulan ini Laluin Hal Berat Banget'

“Itu seperti buku ajar tentang ilmu hadis mengutip pendapat sarjana akuntansi yang ndak ngerti sama sekali soal hadis,” sambungnya.

Ditambah pula, saat ini Harun Yahya tengah dijerat kasus kriminal dan bahkan telah divonis 1075 tahun penjara oleh Pemerintah Turki.

Dilansir Cirebon.Pikiran-Rakyat.com dari Bloomberg, Harun Yahya dijatuhi hukuman 1.075 tahun penjara karena menjalankan sekte puluhan tahun yang anggotanya dituduh melakukan kejahatan mulai dari pelecehan seksual hingga pemerasan, pencucian uang dan bahkan spionase.

Baca Juga: Ngabalin Unggah Foto Diduga SJ 182 Editan, Roy Suryo: Like Saja Dilaporkan, Apalagi Menyebarkan

Oleh karena itu, menurut ulama NU itu, Harun Yahya dinilai tidak layak masuk kedalam buku sekolah resmi yang diajarkan kepada anak-anak Indonesia.

***

Editor: Tita Salsabila

Tags

Terkini

Terpopuler