Waspada Cuaca Ekstrem, Banjir Terjadi di Malempo, Desa Obel Obel Lombok Timur

- 24 Februari 2020, 09:44 WIB
FOTO ilustrasi banjir.*/DOK. PR

PIKIRAN RAKYAT - Banjir kembali terjadi di salah satu wilayah Indonesia dengan ketinggian yang bervariasi.

Bencana banjir dan longsor awal tahun menjadi awal bencana alam yang terus menerus beruntut hingga bulan Februari 2020. Diketahui bahwa sebagian besar bencana banjir atau longsor yang terjadi di wilayah Indonesia, yakni karena adanya curah hujan dengan intensitas yang rendah hingga tinggi.

Baca Juga: Bhineka Tunggal Ika dalam Balutan Pramuka yang Menenangkan Jiwa pada Gebyar Scout Spensa di Sumedang

Pasalnya, negara ini masih memasuki musim penghujan, hingga akhirnya hujan terus menerus mengguyur. Dalam hal ini, kejadian banjir bandang kembali terjadi di wilayah Dusun Malempo, Desa Obel-obel, Kecamatan Sambelia, Kabupaten Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat pada 23 Februari 2020, sore hari sekitar pukul 16.00 WIB.

Selain karena cuaca yang ekstrem, disinyalir bahwa banjir bandang ini disebabkan karena adanya luapan dan jebolnya tanggul pinggir sungai Malempo. Cuaca ekstrem yang terjadi di berbagai wilayah Indonesia ini juga terjadi di Malempo hingga menyebabkan banjir bandang tersebut.

Dikutip oleh PikiranRakyat-Cirebon.com dari situs resmi Badan Nasional Penanggulanan Bencana (BNPB) bahwa akibat dari banjir bandang tersebut mengharuskan sebanyak 250 jiwa mengungsi karena rumahnya terendam air hingga ketinggiannya mencapai 1 meter.

Baca Juga: Lakukan Modus Baru, Opak dan Wajit di Garut Menjadi Alat Penipuan yang Nyata

Namun beruntungnya kejadian tersebut tidak mengakibatkan jatuhnya korban tewas maupun luka-luka.

Badan Penanggulanan Bencana Daerah (BPBD) bekerjasama dengan Satuan petugas seperti sektor lintas, Basarnas, SAR unit Lombok Timur, Dinas Kesehatan, Satpol PP, Kepala Desa dan warga setempat ikut menangani kejadian tersebut. Penanganan yang dilakukan seperti pengecekan lokasi, pendataan, evakuasi, hingga penyelamatan.

Halaman:

Editor: Rahmi Nurlatifah

Sumber: BNPB


Tags

Komentar

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

Pikiran Rakyat Media Network

X