Pandemi Covid-19 Masih Merebak, 328 Calon Haji di Kota Cirebon Batal Berangkat

- 2 Juni 2020, 14:14 WIB
KEPALA Seksi Urusan Haji dan Umroh Kemenag Kota Cirebon, Jajang Badruzaman, M. Ag menjelaskan soal pembatalan calon jamaah haji di Kota Cirebon tahun 2020.* /Egi Septiadi/PRMN

 

PR TASIKMALAYA - Sebanyak 328 orang calon jemaah haji di Kota Cirebon, yang seharusnya dijadwalkan berangkat pada Juni 2020 ini dipastikan gagal berangkat.

Mereka batal berangkat karena masih adanya wabah Coronavirus disease 2019 (Covid-19), juga diperkuat dengan adanya Keputusan Menteri Agama (KMA).

Kepala Seksi Urusan Haji dan Umroh Kemenag Kota Cirebon, Jajang Badruzaman menjelaskan, berkaitan dengan pelaksanaan ibadah haji tahun 1441H/ 2020M, Kementerian Agama dan Direktorat Jendral beserta wakil menteri sudah mengadakan rapat.

Baca Juga: Bermaksud Dukung #BlackLiveMatter dengan Hitamkan Wajah, Influencer Filipina Justru Tuai Hujatan

Intinya sehubungan dengan masih mewabahnya Covid-19, Kementerian Agama Republik Indonesia tidak lagi menunggu dari kerajaan Arab Saudi.

"Karena memang dari Arab Saudi masih menunda pengumumannya, ditambah jumlah jemaah Indonesia paling besar di dunia yaitu 221 ribu jemaah, maka tidak memungkinkan untuk memberangkatkan jemaah haji sebanyak itu," katanya.

Ia menambahkan, di Kota Cirebon sendiri totalnya ada 328 orang, dua di antaranya usia lansia, mereka seharusnya tinggal menunggu jadwal manasik haji di tingkat wilayah.

Baca Juga: Pakar Komunikasi Ungkap Fakta Tentang Informasi Covid-19 Lebih Menakutkan Ketimbang Penyakitnya

Halaman:

Editor: Suci Nurzannah Efendi


Tags

Komentar

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

Pikiran Rakyat Media Network

X