PUPR Cirebon Hanya Bisa Pasang Peringatan di Pohon, Hancurnya Jalanan Dibiarkan Hingga Kembali Musim Hujan

8 September 2022, 13:47 WIB
PUPR Cirebon Hanya Bisa Pasang Peringatan di Pohon, Hancurnya Jalanan Dibiarkan Hingga Kembali Musim Hujan/andik sc prmn /

SABACIREBON-Kerusakan jalan di Kabupaten Cirebon, khususnya di banyak desa bukan rahasia lagi sejak bertahun-tahun terkesan dibiarkan.

Termasuk salah satunya di jalanan kawasasan Kecamatan Plered. Keberadaan kawasan wisata Batik Trusmi pun kini kondisinya semakin memunculkan kekumuhannya.

Pantauan di lokasi, rusaknya jalan di kawasan wisata yang kerap dibangga-banggakan ini, terjadi mulai pintu gerbang utama di perempatan Pasar Pesalaran.

Baca Juga: Warga Makassar Serbu Paviliun Jabar di MIEFF 2022

Makin ke dalam, buruknya badan jalan makin parah. Terutama jalur dari mulai showroom Batik Trusmi hingga Desa Sarabau.

Kondisi serupa hancurnya jalan ini juga dapat dilihat mulai pertigaan Desa Trusmi Kulon hingga Desa Kaliwulu. Rusaknya jalan di sini hingga tinggal menyisakan batu besar-besar dan berlubang.

Begitupun kerusakan badan jalan juga memanjang mulai perempatan Tegalsari hingga jauh ke Desa Pangkalan. Bahkan terus dibiarkan hingga Desa Mayung di Kecamatan Gunung Jati.

Baca Juga: Masjid Kubah 99 Karya Ridwan Kamil pun Menyala

Lucunya peran pemerintah dalam menyikapi russknya jalanan ini hanya bisa memasang papan petingatan berlogo PUPR. Seperti salah satunya yang di pasanh di sebuah pohon berbunyi "Awas Jalan Berlubang".

"Yang mengherankan jalanan di sini tak pernah diperbaiki. Dulu sempat ada kabar katanya mau diperbaiki menunggu musim kemarau, eh kemarau tiba belum juga. Sekarang sudah musim hujan lagi," ujar Kurni warga Kaliwulu seraya diamini warga lainnya.

Sementara itu, kerusakan jalan di sepanjang Desa Tegalsari Plered, selain tak pernah diperbaki serius, lalu lalang truk kontainer ikut berperan. Dengan tonase mereka, badan jalan makin hancur.

Baca Juga: Polisi Tembak Polisi : Belum ada Pemeriksaan terhadap Tiga Kapolda yang Diisyukan Terlibat

Sementara itu, saat persoalan infrastruktur jalan ini dikonfirmasi, Kepala Dinas PUPR Kabupaten Cirebon, Iwan Rizki belum bisa dimintai keterangannya. Saat dihuhungi melaui telepon selulernya tak memberikan respon.***

Editor: Andik Arsawijaya

Tags

Terkini

Terpopuler