AS Sebut Tiongkok Tak Miliki Pengetahuan Soal Virus Sebelum Merebaknya Pandemi

- 31 Agustus 2021, 07:30 WIB
Ilustrasi Covid-19. AS menyebutkan bahwa Tiongkok tidak memiliki pengetahuan terkait virus Corona sebelum pandemi Covid-19 merebak di Wuhan.
Ilustrasi Covid-19. AS menyebutkan bahwa Tiongkok tidak memiliki pengetahuan terkait virus Corona sebelum pandemi Covid-19 merebak di Wuhan. /Pexels/Edward Jenner

PR CIREBON - Amerika Serikat (AS) berpendapat bahwa para pejabat Tiongkok tidak memiliki pengetahuan tentang virus sebelum merebaknya pandemi yang telah merenggut 4,5 juta jiwa di seluruh dunia.

Amerika Serikat menuduh Tiongkok tak memiliki pengetahuan yang cukup soal asal usul virus yang awalnya diduga berasal dari kelelawar ini.

Joe Biden juga menuduh Tiongkok telah menyembunyikan informasi penting tentang asal usul Covid-19.

Baca Juga: Robert Rene Alberts Resmi Perpanjang Kontrak Bersama Persib Bandung

"Informasi penting tentang asal mula pandemi ini ada di Republik Rakyat Tiongkok, namun sejak awal, pejabat pemerintah di Tiongkok telah bekerja untuk mencegah penyelidik internasional dan anggota komunitas kesehatan masyarakat global mengaksesnya," kata Biden, dilansir PikiranRakyat-Cirebon.com dari DNA India.

Ini terjadi pada saat komunitas intelijen AS terpecah tentang apakah virus itu lolos dari laboratorium tetapi tetap bersikeras bahwa virus itu bukan senjata biologis dan tidak direkayasa secara genetik.

Bahkan ketika dunia sedang dilanda pandemi, ringkasan laporan intelijen yang tidak dirahasiakan ini sangat ditunggu-tunggu oleh semua orang.

Baca Juga: Selasa Jadi Hari Keberuntungan 2 Zodiak Ini, Apakah Anda Termasuk Salah Satunya?

Mengenai asal-usul patogen, empat lembaga bersama dengan Dewan Intelijen Nasional menilai mendukung paparan alami terhadap hewan sebagai penjelasan yang mungkin, dan satu lembaga mendukung teori kebocoran laboratorium.

Joe Biden mengatakan Amerika Serikat akan terus bekerja dengan sekutu untuk menekan Beijing untuk berbagi lebih banyak informasi dan bekerja sama dengan Organisasi Kesehatan Dunia.

Tiongkok telah menolak seruan dari Amerika Serikat dan negara-negara lain untuk penyelidikan ulang soal asal usul virus Covid-19.

Baca Juga: Tes kepribadian: Apa yang Dilihat Pertama Kali dalam Gambar Mampu Ungkapkan Seberapa Emosionalnya Anda!

Pada bulan Januari tahun ini, tim khusus Organisasi Kesehatan Dunia pergi ke Tiongkok untuk mengumpulkan informasi mengenai asal usul virus tetapi laporan tersebut terbukti tidak meyakinkan.

Komunitas intelijen dan ilmuwan global kekurangan sampel klinis atau data epidemiologi dari kasus Covid-19 paling awal sehingga sulit untuk menganalisis sumber asal virus.

Ada banyak variasi dalam pandangan analitik dan ini disebabkan oleh perbedaan dalam cara lembaga menimbang pelaporan intelijen dan publikasi ilmiah.

Baca Juga: Uni Eropa Sebut Perlunya Reaksi Cepat dalam Hadapi Krisis di Afghanistan

Hipotesis asal alami bahwa virus muncul pada kelelawar dan kemudian ditularkan ke manusia, kemungkinan melalui spesies perantara diterima secara luas.

Namun, seiring berjalannya waktu, para ilmuwan tidak dapat menemukan virus pada kelelawar atau hewan lain yang cocok dengan tanda genetik SARS-CoV-2.

Hal ini menyebabkan para penyelidik lebih terbuka untuk mempertimbangkan kebocoran laboratorium yang melibatkan Institut Virologi Wuhan, yang melakukan penelitian virus corona kelelawar. ***

Editor: Linda Agnesia

Sumber: DNA India


Tags

Artikel Pilihan

Terkait

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah