Indonesia Terus Fokus Wujudkan Pariwisata Berkualitas dan Berkelanjutan

- 18 Mei 2024, 22:28 WIB
Menparekraf Sandiaga Uno saat doorstop usai mengikuti Rapat Koordinasi Panitia Nasional Penyelenggaraan World Water Forum ke-10 di The Laguna, Nusa Dua, Bali, Kamis (16/5/2024)
Menparekraf Sandiaga Uno saat doorstop usai mengikuti Rapat Koordinasi Panitia Nasional Penyelenggaraan World Water Forum ke-10 di The Laguna, Nusa Dua, Bali, Kamis (16/5/2024) /Biro Komunikasi/Kemenparekraf

SABACIREBON – Indonesia melalui Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) terus berfokus pada upaya meningkatkan kualitas dan keberlanjutan pariwisata, khususnya di Bali.

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Salahuddin Uno, menegaskan komitmen tersebut dalam sebuah keterangan tertulis yang diterima oleh InfoPublik pada Sabtu.

Dalam rangka menyambut World Water Forum dan memastikan kualitas serta keberlanjutan pariwisata di Bali, Kemenparekraf telah menyiapkan Focus Group Discussion (FGD).

Baca Juga: Presiden Jokowi dan Gubernur Jenderal Australia Bahas Penguatan Hubungan Antarmasyarakat

Diskusi ini bertujuan untuk memberikan solusi terhadap berbagai permasalahan serta menentukan langkah ke depan yang akan menjaga posisi Bali sebagai destinasi unggulan tanpa mengabaikan budaya lokal.

Sandiaga menyampaikan bahwa FGD Stakeholders Pariwisata Bali sebelumnya telah diadakan di Politeknik Pariwisata Bali pada Kamis (16/5/2024).

Salah satu isu utama yang dibahas adalah dugaan ritual erotis oleh sejumlah Warga Negara Asing (WNA) yang sempat viral di media sosial dan berpotensi merusak citra pariwisata Bali.

Baca Juga: Persib Bandung Lolos ke Final Championship Series Liga 1 Indonesia, Hajar Bali United 3-0

Pihak kepolisian telah melakukan penelusuran terkait insiden tersebut. Sandiaga berharap semua pihak, termasuk masyarakat, tetap responsif terhadap hal-hal yang dapat merusak citra pariwisata Bali dan Indonesia secara keseluruhan. "Kita sepakat bahwa ekosistem pariwisata kita harus diperkuat," ujarnya.

Halaman:

Editor: Otang Fharyana

Sumber: Kemenparekraf


Tags

Artikel Pilihan

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah