Cek Fakta: Benarkah Beredarnya Foto Sepatu Berlogo Palu Arit Diklaim Bukti Eksistensi PKI Tetap Ada?

- 30 Mei 2020, 09:21 WIB
ILUSTRASI sepatu putih.*

PIKIRAN RAKYAT - Beredar unggahan sebuah foto dalam media sosial yang memperlihatkan sejumlah sepatu dengan kandungan logo mirip palu dan arit.  

Dalam unggahan foto itu, disebutkan sebuah narasi yang menilai foto unggahan sepatu berlogo palu arit menjadi langkah berani PKI untuk membuktikan eksistensinya dalam masyarakat Indonesia kini.

Baca Juga: Dunia Tengah Gaungkan New Normal, Piala Vietnam Digelar dan Hadirkan Ribuan Penonton Tak Bermasker
 
"MAKIN BERANI MENAMPAKAN WUJUDNYA #SayaBanggaJadiMusuhPKI," demikian bunyi narasi yang disebarkan pengguna Facebook Akhwat DiRantau pada Kamis, 28 Mei 2020.

Berdasarkan penelusuran PikiranRakyat-Cirebon.com yang dirangkum dari berbagai situs, diketahui sejumlah bukti yang membantah klaim narasi yang beredar terkait sejumlah sepatu menjadi langkah beranai PKI memperlihatkan wujudnya di tengah masyarakat luas.

Baca Juga: Cek Fakta: Beredar Kabar Istana Kepresidenan Tunjuk Ruhut Sitompul Jadi Anggota BPIP, Simak Faktanya

Secara pasti, foto itu merupakan karya perancang asal Spanyol. Pasalnya, foto yang diunggah pengguna Facebook Akhwat DiRantau juga ditemukan dalam unggahan akun Instagram @hytrape.sneakers yang dikenal sebagai akun reseller dengan produk-produk dari produsen perorangan.

Disebutkan detail, akun instagram @hytrape.sneakers mengunggah sepatu berlogo palu arit yang mirip dengan PKI pada Selasa 12 Mei 2020.

Baca Juga: Cek Fakta: Beredar Kabar Larangan ke Mal akibat Adanya Barang Berjamur yang Dapat Bahayakan Manusia

Dalam keterangannya, sepatu bergambar palu arit dibuat oleh perancang Spanyol Tete Calvente. Bahkan, sepatu itu memang sengaja dirancang dengan tema "Air Communist".

Lebih lanjut, tema ini dapat dibuktikan dari segi tampilan sepatu itu yang memang terdapat logo palu arit.

Halaman:

Editor: Tyas Siti Gantina


Tags

Komentar

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

Pikiran Rakyat Media Network

X