Cek Fakta: Benarkah Pemerintah Siap Terapkan Herd Immunity dalam New Normal? Simak Faktanya

- 21 Mei 2020, 09:00 WIB
Ilustrasi Herd Immunity. /Pixabay

PIKIRAN RAKYAT - Beredar narasi dalam media sosial yang mengklaim informasi bahwa pemerintah Indonesia berencana menerapkan Herd Immunity

Secara detail, narasi Herd Immunity itu disebutkan akan dapat membuka Mal kembali pada tanggal 8 Juni dan sekolah mulai pada tanggal 15 Juni. Selain itu, juga terdapat informasi mengenai dampak bila Indonesia menerapkan Herd Immunity.

Berdasarkan hasil penelusuran PikiranRakyat-Tasikmalaya.com dari situs Jakarta Lawan Hoaks, ditemukan fakta yang berbeda dengan narasi tentang Herd Imunity itu.

Baca Juga: Presiden PSG Beri Kode Kekaguman, Akankah Cristiano Ronaldo Hengkang dari Juventus?

DISINFORMASI klaim informasi bahwa pemerintah Indonesia berencana menerapkan Herd Immunity.*
DISINFORMASI klaim informasi bahwa pemerintah Indonesia berencana menerapkan Herd Immunity.* /JALA - Jakarta Lawan Hoaks

Secara pasti, narasi dalam media sosial itu menginformasikan dugaan itu hanya opini yang dilontarkan oleh beberapa oknum.

Melansir salah satu pemberitaan nasional, ditemukan satu artikel yang terunggah pada 13 Mei 2020 yang menjelaskan istana negara telah menepis info tentang strategi Herd Immunity bisa tangani Virus Corona. Lebih detail, isu itu ditepis oleh Tenaga Ahli Utama Kepala Staf Presiden (KSP), Donny Gahral Adian.

Donny menegaskan, pemerintah takkan memakai strategi herd immunity alias kekebalan kelompok untuk mengatasi pandemi virus corona.

Baca Juga: 1.000 Kilogram Bawang Merah Dikirim pada Pacar yang Selingkuh, Sang Wanita: Kini Gilirannya Menangis

Terlebih, Herd immunity ditujukan untuk kondis sebagian besar orang dalam suatu kelompok yang memiliki kekebalan terhadap penyakit infeksi tertentu.

Malahan, Donny menuturkan pemerintah saat ini tengah fokus melandaikan kurva corona secara bertahap. Hal ini dilakukan dengan tes masif untuk mengetahui puncak lonjakan kasus positif corona.

Setelah kurva landai, pemerintah baru akan mengambil kebijakan lain dalam mengatasi dampak virus corona, termasuk dengan melonggarkan pemberlakuan pembatasan sosial berskala besar (PSBB).

Halaman:

Editor: Tyas Siti Gantina

Sumber: JALA - Jakarta Lawan Hoaks


Tags

Komentar

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

Pikiran Rakyat Media Network

X