Cek Fakta: Beredar Foto Mayat Tergeletak di Jalanan Kota Wuhan karena Pandemi Covid-19

17 April 2020, 09:00 WIB
BEREDAR sebuah foto dengan narasi yang menyebutkan bahwa itu adalah sejumlah mayat yang bergelimpangan di Kota Wuhan, Tiongkok. /DOK. MAFINDO

PIKIRAN RAKYAT - Lebih dari setengah populasi dunia berada pada situasi lockdown selagi pemerintah berjuang untuk menghentikan wabah corona di seluruh dunia.

Kamis, 16 April 2020, jumlah korban virus corona melonjak melebihi 145.000 orang di minggu ini, dengan lebih dari 2,1 juta kasus positif di seluruh dunia.

Berkaitan dengan hal itu, beredar foto mayat yang bergelimpangan dan tergeletak di jalanan kota Wuhan. Mayat tersebut diduga merupakan korban meninggal akibat virus corona jenis baru yang menyebabkan Covid-19.

Baca Juga: Update Virus Corona di Indonesia per 17 April 2020: 102 Pasien Jadi Total Sembuh Terbesar

Foto yang awalnya beredar di aplikasi WhatsApp tersebut beredar dan diunggah pada sosial media Facebook.

Setelah dilakukan penelusuran oleh Turn Back Hoax Mafindo yang dikutip PikiranRakyat-Cirebon.com, foto tersebut ternyata bukanlah korban meninggal yang diakibatkan oleh Covid-19.

Foto tersebut merupakan orang-orang yang sedang berbaring di zona pejalan kaki di Frankfrurt, Jerpan pada 24 Maret 2014.

Baca Juga: Perkirakan 26.000 Pemudik Tiba di Cirebon, Pemkab akan Semprot Disinfektan di 10 Kecamatan

Mereka sedang melakukan proyek seni untuk mengenang sebanyak 528 korban dari kamp konsentrasi Nazi 'Katzbach'.

Kejadian tersebut merupakan bagian dari pabrik industri Adler yang dipaksa melakukan mars kematian ke kamp konsentrasi Buchenwald dan Dachau pada 24 Maret 1945.

Terdapat sekitar 528 korban Katzbach yang dimakamkan di pemakaman pusat Frankfurt dan warga setempat pun melakukan proyek seni untuk mengenang pejuang para korban.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Cirebon, 17 April 2020: Sedong dan Harjamukti Bersiap Hujan Ringan

Foto tersebut bersumber dari situs Reuters yang diambil oleh Kai Pfaffenbach.

Berdasarkan informasi yang telah dihimpun PikiranRakyat-Cirebon.com, maka dapat ditarik kesimpulan bahwa informasi yang telah beredar tersebut merupakan hoaks atau kabar bohong.

Oleh sebab itu, informasi tersebut masuk ke dalam kategori hoaks Misleading Content atau Konten yang Menyesatkan.***

Editor: Suci Nurzannah Efendi

Sumber: Mafindo

Tags

Terkini

Terpopuler