Tokoh di Majalengka Usung KH Abdul Halim Jadi Tokoh Nasional, Begini Kata KH Maman Imanulhaq

- 12 Maret 2023, 13:12 WIB
Kapolres Majalengka AKBP Edwin Affandi (Kiri), KH Maman Imanulhaq, Bupati Majalengka Karna Sobahi (Kanan) Harlah 1 Abad NU di Talaga Majalengka/SabaCirebon
Kapolres Majalengka AKBP Edwin Affandi (Kiri), KH Maman Imanulhaq, Bupati Majalengka Karna Sobahi (Kanan) Harlah 1 Abad NU di Talaga Majalengka/SabaCirebon /

SABACIREBON- Peringatan Harlah Satu Abad Nahdlatul Ulama (NU) digelar meriah di Alun-Alun Kecamatan Talaga, Majalengka, Jawa Barat.

Sejumlah tokoh turut hadir seperti Anggota DPR RI KH Maman Imanulhaq, Bupati Majalengka Karna Sobahi, serta Kapolres Majalengka Kapolres Majalengka AKBP Edwin Affandi.

Antusiame masyarakat pun begitu tinggi, hal itu terlihat dari begitu banyaknya masyarakat yang memadati kawasan Alun-Alun Kecamatan Talaga, Majalengka, Sabtu 11 Maret 2023, meski cuaca begitu terik.

Baca Juga: Tokoh Muda NU KH Maman Imanulhaq Geram Minta Polisi Tak Ragu Tidak Semua Pelaku Penganiayaan

Pada peringatan Harlah Satu Abad NU itu pula menggemukan tentang upaya beberapa Tokoh Majalengka untuk mengusung KH. Abdul Halim Leuwimunding menjadi Pahlawan Nasional.

“Saya dengan Pak TB. Hasanuddun dan Kiai Maman yang berada di Komisi 8 DPR RI, mitra Kemensos, akan berjuang untuk mengusung KH. Abdul Halim Leuwimunding menjadi Pahlawan Nasional “, tegas Bupati Karna Sobahi.

Kata Kiai Maman, ada dua Kiai Abdul Halim di Majalengka. Satu KH. Abdul Halim Asromo tokoh PUI yang sudah ditetapkan sebagai Pahlawan Nasional.

Baca Juga: KH Maman Imanulhaq Salurkan Sumbangan Pembangunan Gedung IPHI Sindangwangi Majalengka

Lalu ia mengatakan yang kedua KH. Abdul Halim Leuwimunding punya sejarah panjang dalam menentang penjajahan yang dilakukan oleh Belanda.

“Beliau adalah tokoh NU yang pernah menjadi Katib Tsani PBNU, asisten KH. Wahab Hasbullah yang aktif menentang kebijakan-kebijakan pemerintah penjajahan yang merugikan rakyat dengan cara konstitusional,” kata Kiai Maman

“Jadi nanti ada 2 Abdul Halim dari Majalengka yang jadi Pahlawan Nasional," ujar dia menambahkan.

Baca Juga: Biaya Haji Naik, Kiai Maman Imanulhaq Minta Pelayanan Haji Meningkat

KH Maman Imanulhaq memberi apresiasi kepada Pemkab Majalengka yang mengeluarkan Perda tentang Fasilitasi Penyelenggaraan Pesantren.

Menurut dia, kebijakan Pemkab Majalengka merupakan bentuk dukungan keberpihakan terhadap pesantren.

Ia menjelaskan bentuk terobosan kebijakan Majalengka melalui Perda Pesantren cukup visioner dan wajib diduplikasi oleh Kabupaten lain.

Baca Juga: Curhat Maman Abdurrahman Jadi Pemain Persija Jakarta: Saya Ibarat 'Minoritas'

Dengan perda itu, imbuh Politisi PKB itu, diharapkan pesantren semakin mandiri dan menghasilkan santri dan lulusan yang menguasai banyak kompetensi, tidak hanya pada bidang keagamaan saja namun juga unggul pada sektor konvensional.

Sementara itu, Bupati Majalengka Karna Sobahi pernah mengatakan, Perda tentang Fasilitasi Penyelenggaraan Pesantren diharapkan memperbaiki eksistensi dunia pesantren saat ini.

Nantinya akan berdampak pada peningkatan kapasitas para santri dan kiai sehingga pondok pesantren semakin mandiri dan menghasilkan lulusan yang semakin produktif dan dibutuhkan masyarakat. ***

Editor: Nurhidayat

Sumber: liputan


Tags

Artikel Pilihan

Terkait

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah