Cek Fakta: Surabaya Zona Hitam, Benarkah Risma Imbau Warganya Tidak ke TPS pada Pilkada 2020 ?

- 2 Desember 2020, 06:00 WIB
Wali Kota Surabaya, Tri Rismaharini. Benarkah Risma Imbau Warganya Tidak ke TPS Pada Pilkada 2020 /Humas Kota Surabaya/
PR CIREBON - Terdapat sebuah unggahan yang mengklaim Surabaya kembali ditetapkan menjadi zona hitam penyebaran Covid-19, kabar tersebut beredar di Facebook sejak 26 November 2020. 
 
Pada sebuah unggahan tersebut turut memuat tautan artikel menyerupai berita berisi tentang pernyataan Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini, dengan judul "Risma Imbau Warganya Tak Datang ke TPS Pencoblosan 9 Desember". 
 
Diketahui bahwa pada 9 Desember 2020 merupakan tanggal berlangsungnya Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2020 yang diikuti 270 daerah, termasuk Surabaya.
 
 
Berikut isi narasi dalam unggahan di Facebook itu:
 
"Sby masuk zona merah/hitam lagi.... RS RKZ ICU Covid juga sdh full. Kita semua hrs lbh berhati² lagi...Berita hari ini RSLK indrapura pasien Covid naik 400 persen. RSHU(Husada Utama) juga naik 50 persen. Kita tdk boleh lengah. Tingkatkan Waspada rek!Ruang isolasi RSD Dr.Soetomo full penderita Covid.. barusan di radio SS. Ivoox di BaBe:Risma Imbau Warganya Tak Datang ke TPS Pencoblosan 9 DesemberKlik untuk baca artikel:".
 
Namun apakah benar kalau Risma menyarankan warganya untuk tidak ke TPS pada 9 Desember 2020?
 
 
Dari sebuah hasil penelusuran yang telah didapatkan bahwa fakta konten yang sesungguhnya "Risma Imbau Warganya Tak Datang ke TPS Pencoblosan 9 Desember" itu merupakan sebuah hasil suntingan alias tidak benar.
 
Seperti dilansir PikiranRakyat-Cirebon.com dari Antara news adalah hal yang sebenarnya dari artikel aslinya berjudul "Risma Imbau Warganya Datang ke TPS pada Pencoblosan 9 Desember" yang dipublikasikan Ivoox.id pada 24 November 2020. Judul tersebut juga sesuai dengan isi beritanya. 
 
 
Berikut kutipan isi berita milik Ivoox.id:
 
"Warga di Ibu Kota Provinsi Jawa Timur diimbau menggunakan hak pilihnya di Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2020.
 
Demikiian imbauan Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini di Surabaya, Selasa (24/11)
 
Risma mengatakan kalau pemilih tidak perlu khawatir adanya penularan COVID-19 sebab di Tempat Pemungutan Surara (TPS) dipastikan akan memperketat protokol kesehatan (prokes)".
 
Adapun, klaim yang menyatakan Surabaya kembali menjadi zona hitam adalah hoaks.
 
Surabaya kini masih masuk ke dalam zona jingga dan tidak ada dalam kriteria zona hitam pada warna Peta Resiko Covid-19, sebagaimana dituliskan Kominfo.***

Editor: Khairunnisa Fauzatul A

Sumber: Antara News


Tags

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

Pikiran Rakyat Media Network

X