Enggan Menutup Toko saat PSBB, Pedagang di Cirebon Protes Sambil Menangis

11 Mei 2020, 03:38 WIB

PENERAPAN Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Kota Cirebon memasuki hari ke empat, dimana kini sudah mulai diperketat. . Petugas gabungan dari Satpol PP, TNI, Polri, dan Dishub memberikan imbauan kepada pemilik toko untuk segera menutup sementara tempat usahanya di Kota Cirebon, Sabtu 9 Mei 2020. . Namun di sela penertiban tersebut, salah seorang pedagang busana muslim di Pusat Grosir Cirebon (PGC) Kota Cirebon melakukan perlawanan dengan melontarkan protes keras. Dia meminta agar tempat usaha yang dimilikinya bisa tetap buka. . Bahkan, wanita paruh baya itu tak segan-segan memarahi petugas, meluapkan amarahnya. Sebab, ia tidak menerima jika tokonya harus ditutup. . “Saya enggak bisa pulang ke Padang, terus apa kompensasi untuk kami. Kami hanya pedagang kecil. Bukan narkoba yang kami jual, yang kami jual perlengkapan ibadah,” kata Nuranindiah, sambil meneteskan air mata. . Dikatakan Nur, Walikota Cirebon, Drs H Narshrudin Azis SH di hari sebelumnya, Jumat 8 Mei 2020 sudah memberikan solusi dan akan mempertimbangkan kembali. . “Kenapa sekarang tiba-tiba kami dikasih kertas dan diminta tutup. Ini berarti bukan solusi bapak. Ini berarti memiskinan kami rakyat kecil, kami tidak dapat apa-apa, kompensasi dari PGC pun enggak ada,” tandasnya.*** . - Egi Septiadi . - pikiranrakyat-cirebon.com

Video Lainnya

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

Pikiran Rakyat Media Network

X