Begini Cara Mencegah Penularan Penyakit Hepatitis Akut

- 15 Mei 2022, 12:13 WIB
hepatitis akut menyebab kerusakan permanen pada hati penderita./pikiran-rakyat.com
hepatitis akut menyebab kerusakan permanen pada hati penderita./pikiran-rakyat.com /
 
 
SABACIREBON - Pandemi Covid 19 belum berakhir, muncul penyakit yang membuat masyarakat ketakutan. Hepatitis akut. Demikian Kementeriaan Kesehatan mengumumkan nama penyakitnya itu.
 
Penyakit itu belum banyak ditemukan di Indonesia. Tapi sudah banyak masyarakat yang merasa ketakutan. Terutama para orang tua yang memiliki anak di bawah usia 10 tahun.
 
Hingga kini, sebagaimana diumumkan Kemenkes, penyakit inj menyerang anak anak berusia di bawah 10 tahun. Badan kesehatan dunia atau WHO mengumumkan, penyakit hepatitis akut telah terdeteksi di sejumlah negara Eropa dan Amerika.
 
 
Tercatat lebih dari 100 anak di beberapa negara Eropa terpapar penyakit ini. Demikian pula di Amerika Serikat, sekitar 100 anak.  Di Indonesia, Kemenkes dan aparat seluruh aparat kesehatan terus mewaspadai akan munculnya penyakit hepatitis akut ini.
 
Telah disusun berbagai langkah antisipasi agar penyakit ini tidak menyebar sebagaimana Covid. Seluruh rumah sakit juga menyiapkan langkah bila ada anak yang terpapar.
 
Beberapa hari lalu sebanyak 22 anak di Jakarta dilarikan ke rumah sakit karena diindikasikan terpapar hepatitis akut. Setelah melalui pemeriksaan secara teliti, para dokter menyatakan, anak anak itu tidak terpapar hepatitis akut. Hanya hepatitis biasa.
 
 
"Anak anak itu tidak terpapar penyakit hepatitis akut," Wagub DKI Jakarta, Rizal Patria,  menegaskan hal itu kepada wartawan.
 
Sekira dua hari lalu, datang kabar dari Tulungagung Jawa Timur. seorang anak diindikasikan terpapar hepatitis akut. Seperti diberitakan sebuah televisi nasional swasta, seorang anak dibawa ke rumah sakit karena diduga terpapar penyakit hepatitis akut. 
 
Tak lama dalam perawatan, anak itu wafat. Aparat kesehatan menyatakan, anak itu terpapar hepatitis akut. Ciri ciri terpapar penyakit hepatitis akut hampir sama dengan hepatitis biasa.
 
Kondisi fisik melemah, ingatan kadang hilang, bagian perut agak mengeras, dan air kencing berwarna keruh.
 
 
Juru bicara Kemenkes, Siti Nadia Tarmidzi, menjelaskan, belum ditemukan pola penyebaran penyakit hepatitis akut ini. Tidak seperti Covid. Misalnya saja, ada seorang anak dalam keluarga terpapar hepatitis akut. Anak lainnya di kelurga itu tetap sehat. Tidak tertular.
 
Demikian penjelasan Siti Nadia yang disiarkan sebuah televisi swasta nasional.
Covid itu bisa menular secara serentak dan cepat. Satu keluarga terpapar, yang lainnya bisa segera tertular.
 
Kemenkes belum menemukan pola penyebaran penyakit hepatitis akut ini.
"Kondisi fisik yang terpapar hepatitis akut, secara drastis memburuk," kata Siti Nadia. Untuk pencegahannya, Siti Nadia menghimbau masyarakat agar tetap menerapkan potokol kesehatan dalam aktivitas sehari hari. Rajin cuci tangan dan selalu menggunakan masker. Demikian imbauan Juru Bicara Kemenkes.***
 
 
 
 
 
ReplyForward
 
 
 
 

Editor: Aria Zetra

Sumber: Metro TV


Tags

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

Pikiran Rakyat Media Network

x