Kasus Covid-19 Melonjak, Anggota DPR ini Minta Kemenkes Buka Relawan Nakes, Supir Ambulan dan Penggali Kubur

7 Juli 2021, 13:20 WIB
Ilustrasi Covid-19 - Meski PPKM Darurat ditetapkan, jumlah Kasus Covid-19 masih menumpuk dan membuat Nakes, Supir Ambulan, dan Penggali Kuburan kelelahan. /Pixabay/PIRO4D

 

PR CIREBON - Tidak bisa dipungkiri lagi kalau Kasus Covid-19 di Indonesia terus meningkat dan membuat Tenaga Kesehatan (Nakes) kelelahan.

Kasus Covid-19 ini tidak hanya meningkatkan jumlah pasien, tetapi jumlah korban jiwa juga yang berakibat pada kekurangannya tenaga penggali kubur dan Supir Ambulan.

Bukan rahasia lagi kalau Nakes, Supir Ambulan, dan penggali kubur hingga saat ini sedang bekerja keras menjadi garda terdepan dalam menangani Kasus Covid-19.

Baca Juga: Menlu Singapura Sebut ASEAN Berusaha Percepat Konsensus Lima Poin Terkait Krisis di Myanmar

Meski PPKM Darurat ditetapkan, jumlah Kasus Covid-19 masih menumpuk dan membuat Nakes, Supir Ambulan, dan penggali kubur kelelahan.

Menyadari hal tersebut, Wakil Ketua DPR RI Abdul Muhaimin Iskandar memberi arahan kepada Kementerian Kesehatan (Kemenkes) untuk membuka relawan sebagai tenaga tambahan.

“Kemenkes harus segera membuka pendaftaran relawan untuk menangani pasien Covid-19. Caranya, bisa dilakukan melalui kerja sama dengan kampus-kampus kesehatan di berbagai daerah,” ujar Muhaimin yang diikutip PikiranRakyat-Cirebon.com dari Dpr.go.id pada Selasa, 6 Juli 2021.

Baca Juga: Wanita Jepang Ini Ditangkap Karena Semprotkan Air pada Obor Olimpiade, Begini Alasannya

Sebagai Ketua Timwas Penanggulangan Bencana Covid-19 DPR RI, dia berpendapat kalau pemerintah perlu merekrut mahasiswa-mahasiswa semester atau tingkat akhir.

Karena mahasiswa-mahasiswa tersebut rasanya sudah memiliki kemampuan dasar, sehingga hanya perlu dilatih secara khusus sebelum diterjunkan ke lapangan.

“Mereka (mahasiswa) harus dilatih terlebih dahulu sebelum diterjunkan ke lapangan. Semester akhir sudah mempunyai kemampuan dasar dalam menangani pasien,” ucap Muhaimin.

Baca Juga: Ternyata Ini Solusi dari Dokter Zaidul Akbar untuk Tingkatkan Sistem Imun Agar Tidak Terpapar Covid-19

Tidak cukup disitu, Muhaimin juga memperhatikan bahwa bukan hanya Nakes, dianjurkan pembukaan relawan Supir Ambulan dan Penggali Kuburan juga harus dipertimbangkan.

“Di beberapa rumah sakit juga yang tak kalah penting adalah Supir Ambulan,” katanya.

“Ini harus diperbanyak agar penjemputan pasien Covid-19 terutama yang kritis bisa tertangani dengan baik dan cepat,” sambung Muhaimin.

Baca Juga: WHO Imbau Negara-negara di Dunia untuk Tidak Terlalu Cepat Longgarkan Pembatasan Covid-19: Ini Belum Berakhir

Sudah menjadi rahasia umum kalau Nakes dan dokter di berbagai rumah sakit Indonesia sudah kewalahan menghadapi lonjakan Kasus Covid-19 yang terus terjadi.

Jika menilik data pada Senin, 5 Juli 2021, Setidaknya ada penambahan Kasus positif Covid-19 sebanyak 29.745, dengan total Kasus positif mencapai 2.313.829.

Sementara itu, pasien yang sembuh juga bertambah mencapai 14.416. kemudian pasien yang meninggal karena Covid-19 dilaporkan bertambah sebanyak 558 jiwa.***

Editor: Rahmi Nurlatifah

Sumber: dpr.go.id

Tags

Terkini

Terpopuler