Usai Enam Menteri, Kepala BNN dan Kepala Badan Restorasi Gambut dan Mangrove Turut Dilantik Presiden

- 23 Desember 2020, 13:58 WIB
Pengucapan sumpah jabatan Kepala BNN dan Kepala Badan Restorasi Gambut dan Mangrove di Istana Negara
Pengucapan sumpah jabatan Kepala BNN dan Kepala Badan Restorasi Gambut dan Mangrove di Istana Negara /Setkab

PR CIREBON - Nampakanya pada 23 Desember 2020 Presiden Joko Widodo (Jokowi) tidak ahanya melantik enam menteri dan lima wakilnya.

Lantaran seusai melantik enam menteri yang diumumkan pada 22 Desember 2020 kemarin, Presiden Jokowi juga turut melantik Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) dan Kepala Badan Restorasi Gambut dan Mangrove di Istana Negara, Jakarta.

Adapun yang dilantik menjadi Kepala BNN, yaitu Irjen Pol Petrus R. Golose, berdasarkan Keputusan Presiden Republik Indonesia (Keppres) Nomor 203/TPA Tahun 2020 tanggal 23 Desember 2020 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan dari dan dalam Jabatan Pimpinan Tinggi Utama di Lingkungan Badan Narkotika Nasional.

Baca Juga: Membuka Musyawarah Besar FKKC, Ini Harapan Bupati Cirebon kepada Pengurus Baru

“Kepadanya diberikan hak keuangan dan fasilitas lainnya setingkat menteri sesuai peraturan perundang-undangan,” bunyi Keppres yang dibacakan Sekretaris Kementerian Sekretariat Negara Setya Utama, dikutip PikiranRakyat-Cirebon.com dari laman Sekretariat Kabinet RI, 23 Desember 2020.

Sementara itu, yang dilantik menjadi Kepala Badan Restorasi Gambut dan Mangrove, yaitu Hartono, sesuai Keputusan Presiden Republik Indonesia (Keppres) Nomor 78/M Tahun 2020 tanggal 23 Desember 2020 tentang Pengangkatan Kepala Badan Restorasi Gambut dan Mangrove.

Sama seperti keenam menteri dan lima wakilnya, Kepala BNN dan Kepala Badan Restorasi Gambut dan Mangrove juga mengambil sumpah jabatan yang dituntun oleh Presiden Jokowi.

Baca Juga: Sandiaga Uno Susul Prabowo Jadi Menteri, Rocky Gerung: Akhirnya Berkumpul di Satu Kelurahan

“Bahwa saya akan setia kepada Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia tahun 1945 serta akan menjalankan segala peraturan perundang-undangan dengan selurus-lurusnya demi darma bakti saya kepada bangsa dan negara. Bahwa saya dalam menjalankan tugas jabatan akan menjunjung tinggi etika jabatan, bekerja dengan sebaik-baiknya, dengan penuh rasa tanggung jawab. Bahwa saya akan menjaga integritas, tidak menyalahgunakan kewenangan, serta menghindarkan diri dari perbuatan tercela,” dikte Presiden Jokowi.

Sebelumnya, ada enam menteri baru yang telah di lantik, yaitu Tri Rismaharani sebagai Menteri Sosial (Mensos), Sandiaga Salahuddin Uno sebagai Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf), Budi Gunadi Sadikin sebagai Menteri Kesehatan (Menkes), Yaqut Cholil Qoumas sebagai Menteri Agama (Menag), Sakti Wahyu Trenggono sebagai Menteri Kelautan dan Perikanan (Menteri KP) dan Muhammad Lutfi sebagai Menteri Perdagangan (Mendag).

Sedangkan untuk lima wakilnya, yaitu  Muhammad Herindra sebagai Wakil Menteri Pertahanan, Edward Omar Sharif Hiariej sebagai Wakil Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia, Dante Saksono Harbuwono sebagai Wakil Menteri Kesehatan, Harvick Hasnul Qolbi sebagai Wakil Menteri Pertanian, Pahala Nugraha Mansury sebagai Wakil Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN).

Baca Juga: Suap Ekspor Benih Lobster Berlanjut, KPK Cecar Ajudan dan Sespri Edhy Prabowo

Selain itu, pengamat politik dari Universitas Jember, Hermanto Rohman MPA mengharapkan agar keenam menteri dan lima wakil menteri baru ini bisa membuat formula terobosan di tengah pandemik Covid-19 yang dinanti oleh masyarakat luas.

"Tidak hanya menteri yang tersandung kasus korupsi yang diganti, namun Presiden Jokowi juga melakukan evaluasi beberapa menteri yang posisinya sangat penting dalam menghadapi pandemik Covid-19 dan pemulihan ekonomi ke depan," ungkapnya, dikutip PikiranRakyat-Cirebon.com dari ANTARA News, 23 Desmeber 2020.***

Editor: Egi Septiadi

Sumber: Setkab.go.id


Tags

Artikel Pilihan

Terkait

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah