Matthew Fitzpatrick Juarai US Open 2002 Lolos dari Tekanan Will Zalatoris di Putaran Final

- 20 Juni 2022, 08:20 WIB
Matthew Fitzpatrick Fokus lihatt line bola dan break untuk merebut gelar juara US Open 2022./Tangkapan Layar
Matthew Fitzpatrick Fokus lihatt line bola dan break untuk merebut gelar juara US Open 2022./Tangkapan Layar /

 

SABACIREBON – Matthew Fitzpatrick dengan ketenangan dan konsistensi pukulannya meraih kemenangan pertamanya di PGA Tour dengan menjuarai US Open 2022 secara luar biasa.

Melawan pegolf nomor satu dunia Scottie Scheffler dan Will Zalatoris yang sama-sama memimpin, Fitzpatrick sukses menjadi pegolf Inggris pertama sejak Justin Rose pada 2013  memenangkan US Open (AS Terbuka).

Fitzpatrick runking 18 dunia dan Zalatoris ranking 14 dunia memulai putaran final Minggu siang (Senin dini hari WIB) dengan sama-sama bertengger  di puncak papan peringkat dengan  4 under par.

Dalam pertarungan   hole depan, tampak seolah Zalatoris akan tergeser keluar dari puncak klasemen karena   memukul dua bogey di tiga lubang pertamanya. Namun berkat mencatat birdie pada hole 6, 7 dan 9  membuatnya siap untuk melawan Fitzpatrick hingga putt terakhir.

 Baca Juga: PSSI Akan Putuskan Hukuman Atas Tragedi Meninggalnya 2 Suporter di GBLA, Tapi Tunggu Ini Dulu

Scheffler,  sementara itu mengalami krisis pada back-nine meski pun  memulai dengan mencatat empat birdie dalam enam hole depan. Dia masih bertarung setelah bogey di hole 10 dan 11, terutama setelah birdie di menit 17, tetapi hasil par di hole terakhir membuatnya tidak lagi dapat mengendalikan nasibnya.

Seperti dilaporkan The Sporting News dari lapangan pertandingan, Fitzpatrick, yang melakukan pukulan di babak final dengan 3-under-par, menghadapi situasi sulit yang sama di awal sembilan hole  belakang (back nine,) karena bogeying pada hole 10 dan 11. Namun beruntung mendapat birdie pada hole13 dan 15 — yang terakhir melalui putt panjang dari seberang green — memberinya peluang memimpin dengan hanya tiga lubang tersisa.

Dia solid pada hole 16 dan 17, tetapi tembakan dari tee box bolanya jatuh ke bunker pada hole 18 dan ini hampir menimbulkan bencana saat dia hanya memimpin satu pukulan atas Zalatoris dan Scheffler. Tidak masalah: Bola dari pukulan keduanya di dalam  kubangan bunker  mendarat di mulus tengah green, dan dia melakukan dua pukulan untuk menyamakan kedudukan dengan Zalatoris.

Baca Juga: Masih Sering Terjadi Kekerasan Terhadap Anak di Bandung

Halaman:

Editor: Otang Fharyana

Sumber: The Sporting News


Tags

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

Pikiran Rakyat Media Network

x