Usai Diperpanjang, Satgas Antimafia Bola Terima Kunjungan Pemilik Bali United, Ada Apa?

- 18 Februari 2020, 09:43 WIB
Satgas Anti Mafia Bola menerima kunjungan pemilik klub Bali United, Pieter Tanuri.* /PMJ News/Fjr

PIKIRAN RAKYAT - Satgas Antimafia Bola menjaring para sindikat pengatur skor dan penjahat sepakbola yang mengutak-atik keprofesionalitasan sepakbola tanah air.

Berawal dari tayangan Mata Najwa yang membahas tentang segala masalah yang dihadapi beberapa klub sepakbola dan kinerja PSSI sendiri yang tak kunjung bisa memberikan solusi, akhirnya tercetuslah Satgas Antimafia Bola.

Pada tayangan PSSI BISA APA Jilid II November 2019 lalu, Mantan Kapolri Tito Karnavian membentuk Satgas Antimafia Bola untuk menangani segala hal yang berhubungan dengan ketidakadilan hasil yang diterima dalam setiap pertandingan.

Baca Juga: Jangan Sepelekan, Cari Tahu 6 Tanda dan Gejala Adanya Gumpalan Darah

Dipimpin lagsung oleh Brigjen Hendro Parnowo dan dibawahi Brigjen Krishna Murti siap mengawasi pesepakbolaan Indonesia dari hal-hal yang mencederai nilai Fair Play.

Terlebih para mafia atau bandar judi yang rela merogoh kocek demi menyogok tim atau pemain untuk berbuat curang.

Tahun lalu, yang paling menyita perhatian adalah kasus pemain PSMP Mojokerto yang rela menggadai keprofesionalitasnnya demi merelakan klubnya tak naik kasta.

Baca Juga: Ramalan Zodiak Selasa 18 Februari 2020: Taurus Tetaplah Menjadi Baik dan Virgo Hindari Emosi

Usai menyelesaikan berbagai tugasnya akibat informasi serta surat yang masuk ke dalam nomor telepon Satgas Antimafia Bola, pihak kepolisian terus mengusut tuntas sampai ke akarnya.

Satgas Antimafia Bola sempat dikabarkan vakum karena tak ada kabar kelanjutan pengejaran para tersangka. Namun, kini kembali dilanjutkan dengan misi terus memberantas para tersangka mafia.

Halaman:

Editor: Tyas Siti Gantina

Sumber: PMJ News

Artikel Terkait

Tags

Komentar

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

Pikiran Rakyat Media Network

X