Resesi Tak Hanya Memukul Keras Mayoritas Pelaku UMKM, Pengusaha Besar pun Turut Rasakan Dampaknya

- 11 November 2020, 11:41 WIB
Ketua MPR RI Bambang Soesatyo. *
Ketua MPR RI Bambang Soesatyo. * /ANTARA FOTO/Syaiful Hakim/

"Kebijakan pembatasan aktivitas perekonomian secara fisik telah menyebabkan penurunan aktivitas jual beli, terganggunya proses produksi, terhambatnya distribusi, dan berbagai persoalan lain yang bermuara pada penurunan pendapatan. Pada akhirnya berujung pada meningkatnya angka pengangguran karena pemutusan hubungan kerja (PHK)," tuturnya.

Wakil ketua Umum Kadin Indonesia ini memaparkan, berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), pada periode Agustus 2020 tercatat jumlah pengangguran di Indonesia sebanyak 9,77 juta orang, atau mengalami kenaikan sebesar 2,67 juta.

Baca Juga: Sarana Tidak Menunjang untuk PJJ, Mendikbud Perbolehkan Siswa Belajar di Sekolah di Wilayah Tertentu

Bahkan BAPPENAS memperkirakan jumlah pengangguran pada tahun 2020 akan mencapai 11 juta orang.

"Mengantisipasi agar tidak terjadi PHK massal, pemerintah telah memberikan banyak stimulus kepada korporasi. Antara lain insentif tax allowances dan tax holiday. Bentuknya seperti penurunan tarif PPH badan dengan pagu anggaran Rp20 triliun," ucapnya.

"Terbaru, pemerintah dan parlemen sudah mengesahkan UU Cipta Kerja, yang diharapkan mampu menarik investor untuk membuka usaha di Indonesia, sehingga bisa menyerap banyak tenaga kerja Indonesia," tandasnya.***

Halaman:

Editor: Egi Septiadi

Sumber: RRI


Tags

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

Pikiran Rakyat Media Network

X