Kunjungi Amerika Serikat Jadi Kado Prabowo Subianto 'Selamat Ulang Tahun Ke-69 Menhan RI'

- 17 Oktober 2020, 15:30 WIB
Prabowo Diundang Menhan Amerika Serikat untuk membicarakan kerja sama militer /RRI

PR CIREBON - Prabowo Subianto lahir di Jakarta pada 17 Oktober 1951. Ia merupakan anak ketiga dan putra pertama dari bapaknya Soemitro Djojohadikusumo yang berasal dari Kebumen, Jawa Tengah dan ibunya Dora Marie Sigar, yang lebih dikenal sebagai Dora Soemitro yaitu seorang wanita Kristen Protestan berdarah Minahasa, yang berasal dari keluarga Maengkom di Langowan, Sulawesi Utara.

Ayahnya merupakan seorang pakar ekonomi dan politisi Partai Sosialis Indonesia yang pada saat itu baru saja selesai menjabat sebagai Menteri Perindustrian di Kabinet Natsir; pada April 1952, tak lama setelah kelahiran Prabowo, Soemitro diangkat kembali sebagai Menteri Keuangan pada Kabinet Wilopo. 
 
Prabowo memiliki dua orang kakak perempuan, Biantiningsih Miderawati dan Maryani Ekowati dan seorang adik lelaki, Hashim Djojohadikusumo.
 
 
Dari keluarga ayahnya, Prabowo merupakan cucu dari Margono Djojohadikusumo, pendiri Bank Negara Indonesia dan Ketua Dewan Pertimbangan Agung yang pertama. 
 
Nama pertamanya diambil dari pamannya, Kapten Soebianto Djojohadikusumo, seorang perwira Tentara Keamanan Rakyat yang gugur pada Pertempuran Lengkong pada Januari 1946 di Tangerang. 
 
Keluarga Djojohadikusumo sendiri dikatakan merupakan keturunan dari Raden Tumenggun Kertanegara, seorang panglima laskar Pangeran Diponegoro di wilayah Kedu; dan Adipati Mrapat, bupati Banyumas yang pertama. Dengan itu, garis keturunan keluarga itu dapat ditarik lagi pada penguasa-penguasa awal Kesultanan Mataram.
 
 
Masa kecil Prabowo banyak dihabiskan di luar negeri, terutama setelah keterlibatan ayahnya menentang pemerintah Presiden Soekarno di dalam Pemerintahan Revolusioner Republik Indonesia di Sumatra Barat. Prabowo menyelesaikan pendidikan menengahnya di Victoria Institution di Kuala Lumpur, Malaysia, Zurich International School di Zurich, Swiss, dan The American School di London, Inggris. 
 
Baru setelah kejatuhan Soekarno dan naiknya Soeharto, keluarga Soemitro kembali ke Indonesia, dan Prabowo masuk ke Akademi Militer di Magelang, Jawa Tengah.
 
Selamat ulang tahun Menteri Pertahanan Republik Indonesia, Prabowo Subianto.
Tepat hari ini, Sabtu 17 Oktober 2020, Menteri Pertahanan Prabowo Subianto tengah merayakan hari ulang tahu yang ke-69.
 
 
Jajaran Kementerian Pertahanan pun ramai-ramai membanjiri ucapan selamat pada Prabowo Subianto melalui akun media sosial mereka.
 
"Selamat ulang tahun Pak @prabowo, Menteri Pertahanan RI. Semoga senantiasa diberi kesehatan dan kekuatan dalam menjalankan tugas-tugas negara." dikutip PikiranRakyat-Cirebon.com dari akun Instagram @sekretariat.kabinet
 
"Selamat Milad ke-69 pak @Prabowo sehat selalu dan terus mengabdi untuk NKRI (Negara Kesatuan Republik Indonesia," kata Jubir Menhan, Dahnil Anzar. 
 
Nampaknya, ada yang spesial di hari ulang tahun Menteri Pertahanan yang ke-69 ini. Pasalnya, Prabowo Subianto merayakan hari spesialnya di Amerika Serikat.
 
 
Diketahui, Menhan tengah melakukan kunjungan kerja ke negeri Paman Sam. Kunjungan kerja tersebut merupakan kunjungan pertama Prabowo setelah puluhan tahun dicekal Amerika Serikat.
 
Hal ini karena, Departemen Luar Negeri Amerika Serikat dikabarkan telah memutuskan memberikan visa kepada Prabowo supaya dapat kembali masuk wilayah Amerika Serikat.
 
Prabowo telah lama masuk daftar hitam Amerika Serikat karena diduga terlibat dalam pelanggaran hak asasi manusia (HAM) sejak beberapa dekade lalu.
 
 
Selama ini, kabar Prabowo dilarang masuk Amerika Serikat karena perannya sebagai Komandan Jenderal (Danjen) Kopassus periode 1997-1998 terlibat penculikan aktivis menjelang periode kejatuhan Presiden Suharto, pada Mei 1998.
 
Bahkan, dalam wawancara khusus bersama Reuters pada 2012, Prabowo mengaku masih mendapat penolakan masuk Amerika Serikat
 
Sementara, sejak Kamis, 15 Oktober 2020, Prabowo Subianto kini telah menapakkan kaki di Amerika Serikat untuk memenuhi undangan Menhan Amerika Serikat Mike Esper.*** 

Editor: Khairunnisa Fauzatul A

Sumber: Sekretariat Kabinet


Tags

Komentar

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

Pikiran Rakyat Media Network

X