PDIP Masih Nilai Anies Baswedan Lambat, Meski Sediakan 3 Tempat Isolasi hingga Turunkan Kasus Aktif

- 29 September 2020, 12:58 WIB
Ketua Fraksi PDIP di DPRD DKI, Gembong Warsono.* /Instagram.com/@gembongwarsono/

PR CIREBON - Penerapan kebijakan Pembatasan Sosial Berskala Besar atau PSBB ketat yang dikeluarkan oleh Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, mulai membuahkan hasil. Pasalnya, angka kasus Covid-19 harian menunjukkan angka penurunan.

Meski demikian, Anies menghimbau kepada masyarakat untuk tetap menerapkan protokol kesehatan pencegahan Covid-19 hingga angka penularan virus corona tersebut dapat terkendali.

Sementara itu, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta telah menetapkan sedikitnya tiga tempat milik DKI sebagai tempat isolasi pasien Covid-19. Namun, langkah pemprov Jakarta tersebut dinilai lambat.

Baca Juga: Jabar Catat 637.102 Pelanggaran Protokol Kesehatan, Ridwan Kamil: 90 Persen Dilakukan Perorangan

Dikutip PikiranRakyat-Cirebon.com dari situs Warta Ekonomi, Gembong Warsono, Ketua Fraksi PDIP DPRD DKI Jakarta, menilai bahwa aksi Pemprov DKI dalam menetapkan 3 tempat isolasi milik DKI merupakan langkah yang lambat.

Hal itu, lantaran Pemprov meyakini bahwa RSUD dan Wisma Atlet cukup menampung pasien Covid-19.

"Lambat memang, tapi mungkin menganggap kapasitas (RS Darurat) Wisma Atlet dan RSUD masih mencukupi," ujarnya kepada wartawan, Senin, 28 September 2020.

Baca Juga: Kasus Covid-19 Indonesia Masih Terus Meningkat, Anggota DPR Minta BNPB Tidak Loyo Sosialisasi

Gembong mengatakan langkah Pemprov DKI ini dilakukan sebagai persiapan terkait prediksi kapasitas maksimal di RSUD DKI Jakarta. Namun, meski begitu, dirinya tetap mendorong Pemprov agar tetap memaksimalkan penerapan protokol kesehatan.

"Ini prediksi dengan kapasitas maksimal, agar ada persiapan yang lebih baik, ketika lonjakan pasien benar-benar terjadi. Namun demikian kami berharap agar gerakan penerapan protokol kesehatan dapat dimaksimalkan oleh pemprov," tuturnya.

Halaman:

Editor: Khairunnisa Fauzatul A

Sumber: Warta Ekonomi


Tags

Komentar

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

Pikiran Rakyat Media Network

X