Makin Berani Bicara Soal PKI, Gatot Nurmantyo Singgung PDIP Jadi Tempat Berkumpulnya Keturunan PKI

- 25 September 2020, 11:35 WIB
Jenderal TNI (Purn) Gatot Nurmantyo.* /ANTARA/Zuhdiar Laeis /

PR CIREBON - Mantan Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo menyatakan sejumlah alasan bahwa bahaya laten komunis gaya baru semakin nyata adanya.

“Semakin hari semakin real. Tidak usah mundur ke belakang, mulai dari 2008 aja sudah tidak ada pelajaran G30S PKI,” ujar Gatot, dalam wawancara ekslusif di salah satu stasiun televisi swasta nasional pada Kamis, 24 September 2020, dikutip PikiranRakyat-Cirebon.com dari Warta Ekonomi.

Lebih lanjut, ia juga menyinggung soal Ribka Tjiptaning yang bangga menjadi anak PKI pada beberapa waktu lalu, juga menyatakan bahwa pelaku pembantaian G30S/PKI adalah TNI.

Baca Juga: Perkosa Anak di Bawah Umur, Pria di Aceh Dijatuhi Hukuman Cambuk 175 Kali

Tak hanya itu, Gatot juga menyebut bahwa banyak keturunan PKI yang masuk ke dalam PDI Perjuangan.

“Kemudian mengatakan bahwa anak-anak keturunan PKI itu masuk di PDIP mulai dari cabang sampai dengan Pusat,” kata Gatot.

Bahkan, teranyar, Gatot menyebut kebangkitan PKI itu semakin nyata dengan adanya upaya menyelinap ke dalam perundang-undangan melalui RUU Haluan Ideologi Pancasila (HIP), di mana sejumlah Pasal mengindikasikan PKI.

Baca Juga: Indonesia Diejek Singapura karena Tak Punya Green Port, Luhut: Kita Dilecehkan karena Kita Sendiri

“Yang teraktual yang tidak terbantahkan, karena memang PKI atau komunis itu tidak bisa terlihat tapi bisa dirasakan. Contohnya RUU HIP, Pasal 7 Ayat 2 itu mengajukan Trisila; Nasionalisme, Sosial Demokratik dan Ketuhanan Yang Berkebudayaan, nomor tiga. Bahkan dipres jadi Ekasila. Kemudian, pada Pasal 5 Ayat 1 bahwa sendi pokoknya adalah keadilan sosial.

“Mari kita lihat. Bahwa di dalam Pancasila yang pertama adalah Ketuhanan YME makanya dikuatkan lagi di UUD 1945 Pasal 29 Ayat 1 dasar adalah Ketuhanan YME,” tutur Gatot.

Halaman:

Editor: Nur Annisa

Sumber: Warta Ekonomi


Tags

Komentar

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

Pikiran Rakyat Media Network

Kabar Banten

Jual Beli Proyek Bisa Dipidana

30 Oktober 2020, 01:23 WIB
X