Setujui KPK Tambah Anggaran 2021, DPR: Realisasi Kinerja Hebat, Kembalikan Uang Negara Rp90 Triliun

- 16 September 2020, 07:30 WIB
Ketua KPK /

PR CIREBON - Wakil Ketua Komisi III DPR RI dari Fraksi Partai Nasdem Ahmad Sahroni menilai KPK pantas meminta anggaran tambahan untuk 2021 karena sudah seiring dengan realisasi kinerja yang hebat kembalikan uang negara Rp 90 triliun.

Bahkan, Sahroni yang lantang mengapresiasi kinerja KPK itu, juga setuju adanya penambahan anggaran lembaga itu untuk 2021 menjadi Rp1,8 triliun.

"Saya pribadi dan Komisi III DPR menyetujui penambahan anggaran kepada KPK, karena memang dibarengi dengan realisasi kinerja KPK yang baik. KPK berhasil mengembalikan uang negara dengan jumlah yang fantastis yaitu Rp90 triliun dan kami sangat mengapresiasi capaian itu," ungkap Sahroni dalam keterangannya di Jakarta pada Selasa, 15 September 2020.

Baca Juga: Terbongkar Alasan TKA Banyak Datang ke Indonesia, Menko Luhut: Ada Sarjana, tapi Kurang Ahli

Adapun hal ini disampaikan dalam Rapat Kerja Komisi III DPR RI pada Senin (14/9), tepatnya saat Ketua KPK Firli Bahuri meminta tambahan anggaran senilai Rp825 miliar dari Pagu Anggaran KPK 2021 Rp1,05 triliun.

Mudah saja permintaan ini disetujui oleh Komisi III DPR RI, sehingga anggaran KPK pada 2021 bertambah menjadi Rp1,8 triliun.

Menanggapi persetujuan yang diberinya, Sahroni menilai penambahan anggaran pada 2021 menjadi Rp1,8 triliun memang diperlukan KPK, demi mendukung kinerja institusi tersebut sebagai salah satu lembaga yang membangun budaya antikorupsi.

Baca Juga: Citra Islam Indonesia Hancur usai Kasus Penusukan Syekh Ali Jaber, PBNU: Teror Ulama Tak Bermoral

Bahkan, Ketua KPK sudah memaparkan bahwa penambahan anggaran ini akan digunakan untuk membangun budaya antikorupsi, seperti memperbanyak penyuluh antikorupsi di lingkungan kementerian, lembaga, pemerintahan provinsi, kota dan kabupaten.

"Berdasarkan paparan seperti itu, Komisi III DPR mendukung karena memang seperti yang kita tahu, korupsi di daerah itu banyak terjadi. Nanti tentunya akan kita terus awasi," jelas Sahroni, seperti dikutip PikiranRakyat-Cirebon.com dari Antara News.

Halaman:

Editor: Khairunnisa Fauzatul A

Sumber: Antara News


Tags

Komentar

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

Pikiran Rakyat Media Network

X