Ditunjuk Jokowi Atasi Covid-19 di 8 Provinsi, Luhut Maksimalkan Peran TNI dan Polri Bantu Gubernur

- 15 September 2020, 20:08 WIB
Menko Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut B. Pandjaitan. /ANTARA/Reno Ensir

PR CIREBON - Menko Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan ditunjuk langsung Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk mengatasi penanganan kasus Covid-19 di delapan provinsi.

Luhut nantinya akan melakukan koordinasi dengan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Jawa Timur.

Menurut Luhut, penunjukan yang diberikan Presiden adalah sebuah tantangan yang harus diselesaikan secara komprehensif dan terintegrasi. Sehingga saat mendapat tugas langsung tersebut, dia akan fokus mengawal secara ketat.

Baca Juga: Cegah Kematian akibat Covid-19, Meksiko Larang Warga Dibawah Umur Beli Makanan Cepat Saji

"Saya langsung berkoordinasi bersama Pemprov DKI, Jabar, Jateng, dan Jatim lewat rakor lanjutan yang dilaksanakan hari ini dan akan diikuti empat provinsi lainnya pada esok hari," kata Luhut dikutip dari Instagram resminya @luhut.pandjaitan, Selasa, 15 September 2020, sebagaimana diberitakan Warta Ekonomi partner sindikasi konten Viva dalam artikel berjudul Jokowi Langsung Bertitah Beresin Covid-19, Luhut Terjunkan TNI sampai Polisi.

 

Ia mengungkapkan, salah satu pesan yang disampaikan Presiden terhadap tugas tersebut adalah menurunkan jumlah kasus dalam waktu dua minggu.

Sehingga, Luhut akan fokus melakukan dua hal dalam waktu dekat ini, yaitu memaksimalkan peran TNI dan Polri membantu Gubernur, di mana diharapkan dua instansi tersebut bersinergi bersama gubernur menentukan titik-titik rawan di masing-masing daerah untuk dilakukan penegakan disiplin protokol kesehatan.

Baca Juga: Imam Masjid Dibacok hingga Syekh Ali Jaber Ditusuk, PA 212 Serukan Kewaspadaan Lawan Pembenci Islam

Lalu, Luhut akan meminta kepada Pangdam dan Kapolda untuk mengecek akurasi setiap data di masing-masing kabupaten dan kota tentang variable jumlah kasus, jumlah angka kesembuhan, tingkat kematian.

Halaman:

Editor: Nur Annisa

Sumber: Warta Ekonomi, Viva


Tags

Komentar

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

Pikiran Rakyat Media Network

X