Klaim Punya Kematian Covid-19 Rendah dari Nasional, Wakil Anies Baswedan: Jakarta Provinsi Terbaik

- 15 Agustus 2020, 15:00 WIB
Wakil Gubernur (Wagub) DKI Jakarta, Ahmad Riza Patria. /Dok. PMJ News

PR CIREBON - DKI Jakarta sampai saat ini masih memiliki kurva kasus positif Covid-19 yang tinggi, bahkan cenderung enggan mengalami penurunan.

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta pun sampai harus kembali menerapkan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) akibat tingginya kasus penyebaran Covid-19

"Jadi, sekali lagi seperti yang kami lakukan bahwa memang penyebarannya masyarakat tinggi di Jakarta," ungkap Wakil Gubernur DKI Jakarta, Ahmad Riza Patria di Balai Kota, Jakarta Pusat pada Jumat, 14 Agustus 2020.

Baca Juga: Amankah Menggunakan Tukang Pijat di Masa New Normal? Simak Penjelasan Ahli

Lebih lanjut, ia pun menerangkan alasan dibalik kasus positif Covid-19 Ibu Kota yang masih tinggi. Pertama, semakin tinggi dan masifnya tes Covid-19 ke warga yang telah dilakukan.

Terbukti, data testing di Jakarta sejauh ini sudah menembus 686.554 orang yang membawa jumlah testing sangat besar secara nasional.

Namun sebaliknya, Riza dengn bangga menyebut angka kematian terus menurun hingga 3,6 persen, sehingga sudah jauh dari angka nasional, serupa keberhasilan identifikasi masalah.

Baca Juga: Gagah jadi Tentara, Sungjae BTOB Terciduk di Acara Peringatan Hari Pembebasan Nasional ke-75 Korea

"Sebaliknya angka kematian menurun terus. 3,6 persen. Kami jauh di bawah angka nasional. Artinya apa, testing dan tracing kami berhasil untuk identifikasi masalah masuk titik-titik penyebaran virus Covid-19," jelasnya, seperti dikutip PikiranRakyat-Cirebon.com dari Warta Ekonomi.

Sedangkan menurutnya, jika ingin memutus penyebaran Covid-19, maka harus identifikasi masalahnya yaitu dengan melakukan testing, seiring dengan upaya tracing atau melacak juga menjadi cara paling baik untuk identifikasi masalah.

Halaman:

Editor: Khairunnisa Fauzatul A

Sumber: Warta Ekonomi


Tags

Komentar

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

Pikiran Rakyat Media Network

X