Diduga Terinfeksi Virus Corona, Pasien di RSUP dr Kariadi Meninggal Dunia karena Gangguan Pernapasan Berat

- 26 Februari 2020, 13:44 WIB
RSUP Dr Kariadi lakukan simulasi penanggulangan virus corona.* /Situs Resmi Pemerintah Provinsi Jawa Tengah
PIKIRAN RAKYAT - Baru-baru ini beredar kabar satu orang pasien Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) dr Kariadi diduga suspect virus corona dan telah dinyatakan meningal dunia. Pasien berjenis kelamin laki-laki itu sempat dirawat di ruang isolasi selama beberapa hari.

Namun, kabar tersebut dipatahkan dengan adanya klarifikasi dari RSUP dr. Kariyadi, Kepala Bidang Pelayanan Medik RSUP dr.Kariadi Nurdopo Baskoro menyebutkan, berita kematian pasien tersebut memang benar adanya namun bukan disebabkan karena virus corona.
 
Baca Juga: Polri Musnahkan 50.087 Lembar Uang Palsu, Bank Indonesia: Uang Palsu Sama Saja Merendahkan Kehormatan RI

"Bahwa memang benar ada satu pasien di RSUP dr Kariadi yang meninggal dan pasien itu dirawat ruang isolasi.

"Namun hasil laboratorium terhadap pasien suspect corona yang sudah kami kirim ke Litbangkes di Jakarta, negatif atau tidak terinfeksi virus corona," ujar Nurpodo seperti dikutip PikiranRakyat-Cirebon.com dari Kantor Berita Antara.

Ia menyebutk, pasien suspect virus corona yang meninggal dunia pada Minggu 23 Februari 2020, telah menjalani perawatan medis di ruang isolasi sejak Rabu 19 Februari 2020.

 
Baca Juga: Usai Dilanda Banjir, Kepala Suku Dinas Pendidikan Jakarta Selatan: Aktivitas KBM Sudah Kembali Normal

Pasien yang diduga suspect virus corona tersebut, memang diketahui memiliki riwayat perjalanan dari Spanyol dan Dubai. Ia datang ke rumah sakit dengan keluhan yang mirip dengan virus corona.

"Pasien yang memiliki riwayat perjalanan dari Spanyol dan Dubai itu datang dengan gangguan pernafasan yang cukup berat. Dia membutuhkan alat bantu nafas sehingga dirawat di ruang isolasi yang telah disiapkan untuk penanganan pasien suspect corona," ujar Nurpodo.

Meskipun ia datang dengan keluhan menyerupai terinfeksi virus corona, namun pihak rumah sakit menyebutkan itu disebabkan oleh penyakit lain, bukan dari virus yang mematikan itu.

 
Baca Juga: Tagar #BangsatBangsa Trending Bela Anies Baswedan soal Banjir Jakarta, Ridwan Kamil Ikut Kena Sentil

Sejak tahun 2020, RSUP dr. Kariadi Semarang telah merawat 23 pasien suspect virus corona dan dari jumlah tersebut.

Dengan 13 pasien di antaranya masuk kategori orang dalam pemantauan, sedangkan yang lainnya merupakan kategori pasien dalam pengawasan.

Hingga Rabu 26 Februari 2020, RSUP dr. Kariadi masih merawat seorang pasien suspect virus corona di ruang isolasi guna kepentingan medis secara lebih lanjut.***

 


Editor: Tyas Siti Gantina

Sumber: Antara

Artikel Terkait

Tags

Komentar

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

Pikiran Rakyat Media Network

X