Polda Metro Jaya Buat Pengalihan Arus, AKSI 212 Sasar Peranan Polri, Kejaksaaan, dan KPK dalam Selesaikan Kasus Korupsi

- 21 Februari 2020, 16:46 WIB
Peserta mengikuti aksi reuni 212 di kawasan Monas, Jakarta, Senin, 2 Desember 2019 ANTARA FOTO

PIKIRAN RAKYAT - Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Pol. Heru Novianto mengerahkan sebanyak 2.084 Polri dan 330 personel TNI dalam menjaga keamanan dan ketertiban Reuni PA 212 yang diselenggarakan pada Jumat 21 Februari 2020.

Seperti yang diberitakan PikiranRakyat-Cirebon.com sebelumnya, Polda Metro Jaya mengaku masih belum mendapatkan surat pemberitahuan terkait rencana aksi 212 hingga Rabu, 19 Februari 2020 kemarin.

Aksi 212 digelar dalam rangka pembahasan tentang kasus-kasus korupsi yang sempat tenggelam, sehingga pihak kepolisian masih terus memantau perkembangan penyelenggaraan aksi tersebut, mengingat tidak kondusifnya aksi tahun lalu.

Baca Juga: Pemerintah Wacanakan jadi Kota Wisata, Kepala Kesbangpol: Narkoba Bakal Mudah Masuk ke Kota Cirebon

Perlu diketahui, selain menyoroti tentang kasus korupsi yang tak kunjung usai, Aksi 212 tahun 2020 ini diduga akan menyasar pada peranan pihak kepolisian, kejaksaan, dan KPK dalam mengentaskan kasus tersebut.

Hal ini memyebabkan pihak kepolisian khawatir dengan kemanan dan ketertiban pada penyelenggaraan Aksi 212 kali ini.

Sebagai langkah antispasi pengamanan Reuni 212, Ditlantas Polda Metro Jaya melakukan rekayasa lalu lintas untuk kawasan Medan Merdeka.

Baca Juga: Beredar Kabar Satu Pasien Terjangkit Virus Corona, Berikut Penjelasan Dinas Kesehatan Kabupaten Bekasi

Diantaranya, dengan menginformasikan terkait akses jalan yang ditutup seperti Jalan Medan Medeka Barat di kedua jalurnya.

Dikutip PikiranRakyat-Cirebon.com dari Kantor Berita Antara, pengalihan arus yang disampaikan Kasubdit Bin Gakkum Ditlantas Polda Metro Jaya AKBP Fahri Siregar sebagai antisipasi terkiat kegiatan Reuni 212.

Halaman:

Editor: Tyas Siti Gantina

Sumber: Antara

Artikel Terkait

Tags

Komentar

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

Pikiran Rakyat Media Network

X