Rencana Vaksinasi untuk Tahanan KPK Minta Dievaluasi, Azis Syamsuddin: Bukan Target Prioritas

- 27 Februari 2021, 17:35 WIB
Wakil Ketua DPR RI Azis Syamsuddin minta evaluasi rencana pemberian vaksin Covid-19 kepada tahanan KPK.* /Twitter.com/@UpdateAzisSY

PR CIREBON - Wakil Ketua DPR RI M. Azis Syamsuddin menanggapi terkait rencana pemberian vaksin Covid-19 atau vaksinasi terhadap tahanan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Azis Syamsuddin meminta Kementerian Kesehatan (Kemenkes) untuk mengevaluasi prosedur penyaluran dan pemberian vaksin Covid-19 atau vaksinasi terhadap tahanan KPK.

Hal itu, diungkapkan Azis Syamsuddin bahwa pemberian vaksin Covid-19 atau vaksinasi kepada tahanan KPK dapat berpotensi menimbulkan ketidaksetaraan akses.

Baca Juga: Dugaan Rasisme Matthias Matuschik Kepada BTS, ARMY Bereaksi dengan Buat Tagar hingga Jadi Trending Topic

Pasalnya, menurut Azis Syamsuddin, para tahanan KPK tersebut bukan merupakan target prioritas vaksin sebagaimana yang dicanangkan pemerintah.

“Lebih baik kita memperhatikan masyarakat yang memang membutuhkan dan menjadi prioritas," kata Azis, Jumat, 26 Februari 2021, seperti dikutip Cirebon.Pikiran-Rakyat.com dari laman berita DPR RI.

Lebih lanjut, diungkapkan Azis, skala prioritas pemberian vaksin Covid-19 masih belum seluruhnya selesai diberikan dan tahanan tidak termasuk dalam skala prioritas tersebut.

Baca Juga: Netizen Indonesia Jadi Paling Tidak Sopan Se-Asia Tenggara, Ridwan Kamil: Mari Saling Memperbaiki Diri

Azis pun kemudian berharap, Kemenkes dapat meningkatkan pengawasan terhadap implementasi pemberian vaksin Covid-19 karena akan diberikan kepada seluruh masyarakat Indonesia.

“Pemberian vaksin harus dengan target prioritas terlebih dahulu dan sesuai dengan jadwal yang sudah ditetapkan, guna memastikan penyaluran vaksin Covid-19 dapat menyeluruh dan tidak terjadi penumpukan di satu titik tertentu,” ujarnya.

Halaman:

Editor: Tyas Siti Gantina

Sumber: DPR RI


Tags

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

Pikiran Rakyat Media Network

X