WHO Gelar Pertemuan, Cacar Monyet Sudah Lebih 100 Kasus di 11 Negara

- 21 Mei 2022, 23:25 WIB
cacar monyet
cacar monyet /

SABACIREBON-Cacar Monyet makin menghawatirkan setelah Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengonfirmasi lebih dari 100 kasus cacar monyet di setidaknya 11 negara, terutama di Eropa, per Jumat 20 Mei 2022.

Kondisi tersebut membuat WHO segera menggelar pertemuan Penasihat Strategis dan Teknis tentang Bahaya Menular dengan Potensi Pandemi dan Epidemi (STAG-IH) demi membahas wabah cacar monyet ini.

Baca Juga: Apriyani Rahayu/Siti Fadia Silva Ramadhanti Melaju ke Final Ganda Putri Bulu Tangkis SEA Games

WHO juga mengimbau untuk meningkatkan pengawasan terhadap penyebaran virus cacar monyet tersebut.

Penasihat Strategis dan Teknis tentang Bahaya Menular WHO itu bertanggung jawab soal saran terkait risiko penyakit menular yang dapat menimbulkan ancaman kesehatan global.

Saat ini sudah ada lebih dari 100 kasus cacar monyet yang terdeteksi di Eropa. Merupakan penyakit akibat virus yang ditularkan melalui binatang (zoonosis).

Baca Juga: Ganda Putra Bulu Tangkis SEA Games Vietnam, Ciptakan All Indonesian Final, Minggu 22 Mei 2022

Pertama kali ditemukan tahun1958 di Denmark ketika ada dua kasus seperti cacar muncul pada koloni kera.

Sedangkan kasus cacar monyet pertama pada manusia ditemukan pada 1970 di Republik Demokratik Kongo.

Spanyol mencatat 24 cacar monyet baru dengan  terbanyak kasus di Madrid yang  membuat pemerintah Madrid menutup seluruh tempat sauna yang diyakini terkait sebagian besar infeksi cacar monyet di kota itu.

Baca Juga: Madu Lebah Hutan Dioplos dengan Carboxymethyl Cellulose (CMC) dan Gula Pasir...

Dikutip Reuters, sebuah rumah sakit di Israel merawat pria 30 tahun yang menunjukkan gejala yang sama dengan cacar monyet. Pria itu diketahui baru tiba dari Eropa Barat.

Pertama kali diidentifikasi pada monyet, penyakit ini biasanya menyebar melalui kontak dekat dan jarang. Wabah cacar monyet pertama menyebar di wilayah Afrika Barat.

Belum ada vaksin khusus untuk cacar monyet. Namun, vaksin yang selama ini digunakan untuk mencegah penyakit cacar umum dapat efektif 85 persen melawan cacar monyet. ***

Editor: Uyun Achadiat

Sumber: Pikiran Rakyat


Tags

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

Pikiran Rakyat Media Network

x