Putus Mata Rantai Virus Corona, 151 SPBU Disemprot Disinfektan

- 27 Maret 2020, 19:49 WIB
Petugas Pemadam Kebakaran Menyemprot Cairan Disinfektan, Untuk memutus Mata Rantai Penyebaran Virus Corona.* Egi Septiadi / PRMN
 
 
 
PIKIRAN RAKYAT - Sebanyak 151 SPBU di Wilayah III Cirebon, disemprot pihak pengelola SPBU. Langkah itu dilakukan untuk memutus mata rantai penyebaran virus corona (Covid-19).
 
Data yang dihimpun PikiranRakyat-Cirebon.com, langkah ini dilakukan PT Pertamina (Persero) memastikan kebersihan SPBU, guna memberikan pelayanan maksimal bagi konsumen di tengah pandemik  Covid-19. 
 
Melalui Marketing Operation Region (MOR) III Sales Area Manager Cirebon, secara bertahap sebanyak 151 SPBU di wilayah Ciayumajakuning (Cirebon, Indramayu, Majalengka dan Kuningan) mendapat penyemprotan disinfektan di segala area termasuk gerbang SPBU, area dispenser, mushola, toilet, fasilitas anjungan tunai mandiri.
 
 
Seperti yang dilakukan di SPBU 3145101 & 3445116 di Jl. Raya Brigjend Dharsono, Kota Cirebon. Penyemprotan desinfektan dilakukan pada Jumat pagi 27 Maret 2020, bekerjasama dengan Dinas Pemadam Kebakaran setempat dan Himpunan Wiraswasta Nasional Minyak dan Gas Bumi (Hiswana Migas). 
 
Unit Manager Communication Relations Marketing Operation Region (MOR) III Dewi Sri Utami menjelaskan, upaya sterilisasi SPBU telah dilakukan secara bertahap ke SPBU lainnya. 
 
Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan bahwa area operasi Pertamina higienis dan telah steril dari bakteri, kuman dan virus. 
 
 
"Program penyemprotan disinfektan ini kami lakukan dalam rangka membantu kenyamanan masyarakat yang akan mengisi BBM sekaligus memanfaatkan fasilitas yang ada. Dalam kondisi seperti saat ini, tentunya keamanan dan kenyamanan konsumen menjadi prioritas kami,” tuturnya.
 
Tetap beroperasi meski sebagian besar masyarakat saat ini mengikuti arahan Pemerintah untuk bekerja, bersekolah dan beribadah di rumah. 
 
Aksi berdiam diri di rumah dilakukan untuk meredam penyebaran virus Covid-19. Mendukung upaya tersebut, Pertamina juga menyediakan layanan antar untuk pembelian produk BBM dan LPG non subsidi Pertamina. 
 
 
Melalui program Pertamina Delivery Service, masyarakat yang membutuhkan BBM dan LPG dapat menghubungi Pertamina Call Center 135. 
 
Menyebutkan produk yang diinginkan dan alamat pengantaran, nanti produk non subsidi Pertamina akan diantar oleh petugas resmi Pertamina.
 
 “Kami juga menjaga keamanan dari sisi petugas, dimana petugas pengantar akan dilengkapi dengan masker dan sarung tangan untuk menjaga kebersihan dirinya,” tambah Dewi.***

Editor: Gugum Rachmat Gumilar


Tags

Komentar

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

Pikiran Rakyat Media Network

X