Sepi Pembeli di Masa Virus Corona, Pengusaha Batik di Cirebon Pilih Tutup

- 27 Maret 2020, 06:45 WIB
Antisipasi Covid-19 dan sepi pembeli, Sejumlah Pengusaha Batik di Cirebon Memilih Tutup Toko.* EGI SEPTIADI/PRMN
 
 

PIKIRAN RAKYAT - Masa Inkubasi virus corona (covid-19) selama 14 Hari lebih dan fenomena diam di rumah, berdampak pada sepinya aktivitas warga khusunya pembeli di wisata batik Desa Trusmi Kecamatan Plered Kabupaten Cirebon.

Sejumlah pemilik toko di pusat batik di Desa Trusmi Kecamatan Plered Kabupaten Cirebon ini, sebagian ada yang memilih tutup beberapa hari kedepan.
 
Pantauan PikiranRakyat-Cirebon.com seperti toko batik pesona, toko batik trusmi mereka memilih tutup sejak dua hari kemarin.
 
 
Namun tidak semua toko batik dilokasi tersebut, mengambil langkah tutup. Sebagian toko juga memilih bertahan dengan masih buka.
 
"Iya sebagian sudah tutup dampaknya karena sepi pembeli, di musim penyebaran wabah corona virus sekarang ini, " kata Wawan warga Desa Trusmi saat ditemui PikiranRakyat-Cirebon.com di lokasi.***


Editor: Gugum Rachmat Gumilar

Artikel Terkait

Tags

Komentar

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

Pikiran Rakyat Media Network

X