Bangunan Baru di Pemakaman Khutiong Terus Dialiri Listrik, Yayasan Cirebon Sejahtera Kirimkan Surat ke PLN

- 24 Februari 2020, 12:24 WIB
PLANG imbauan yang sudah terpasang di RTH Pemakaman Khutiong Kota Cirebon.*

PIKIRAN RAKYAT - Pemakaman Khutiong Kota Cirebon yang seharusnya menjadi Ruang Terbuka Hijau (RTH)  banyak berdiri bangunan liar milik orang-oarang yang tidak bertanggung jawab dan terus membandel.


Keberadaan bangunan liar tersebut sebelumnya juga telah banyak dilaporkan kepada pihak Yayasan Cirebon Sejahtera.

Oleh karena itu, Yayasan tersebut membuat tim khusus untuk mengatasi hal tersebut dan pemerintah pun sudah memasang plang di lokasi RTH Pekuburan Khutiong Kota Cirebon.

 
Baca Juga: Rumah Pemda Dijadikan Tempat Produksi Narkoba, Oded: Kami Akan Telusuri Pemiliknya

Pasalnya, kawasan tersebut telah ditetapkan sebagai Ruang Terbuka Hijau (RTH) Publik Pemakaman dalam Nomor 8 Tahun 2012 tentang rencana tata ruang wilayah tahun 2011-2031.

Yayasan Cirebon Sejahtera pun melakukan upaya untuk mengirimkan surat ajuan, kepada pihak PLN Cirebon.

Langkah tersebut dilakukan, agar bangunan liar yang baru berdiri di kawasan pemakaman Khutiong tidak mendapatkan aliran listrik.

"Ada sekitar enam bangunan baru di pemakaman RTH Khutiong, mereka rata-rata tidak memiliki surat izin mendirikan bangunan (IMB)," kata Ketua Yayasan Cirebon Sejahtera, Hadi Susanto kepada PIkiranRakyat-Cirebon.com, Senin 24 Februari 2020.

 

Hadi menilai banyak bangunan liar di lokasi yang mendapatkan aliran listrik. Dan hal itu pun masih menjadi pertanyaan dari mana listrik itu berasal dan siapa sumbernya.

"Hadi berharap keinginan tersebut bisa dipenuhi oleh pihak PLN, agar kedepannya tidak ada lagi bangunan liar di RTH tersebut," ungkap Hadi.

Sementara itu Walikota Cirebon, Nasrudin Azis, sudah melakukan langkah-langkah dan meminta dinas terkait untuk menetapkan tanah tersebut sebagai tanah negara.***

 


Editor: Rahmi Nurlatifah

Artikel Terkait

Tags

Komentar

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

Pikiran Rakyat Media Network

X