Tak Hanya Remehkan Virus Corona, Presiden Brasil Sebut yang Berlakukan Lockdown Penjahat

- 26 Maret 2020, 20:07 WIB
Presiden Brasil Jair Bolsonaro memperbaiki maskernya saat memberikan keterangan media mengenai langkah pemerintah untuk mengendalikan penyebaran virus COVID-19 di Brasilia, Brasil, Rabu 18 Maret 2020.*

PIKIRAN RAKYAT - Penerapan lockdown atau karantina mandiri dalam upaya memperlambat wabah virus corona rupanya tak semulus yang dibayangkan. Beberapa kalangan, termasuk Presiden Brasil Jair Bolsonaro menyebut pemberlakuan ini tak perlu dilakukan.

Bahkan, pada Rabu 25 Maret 2020, dirinya melayangkan sebutan "penjahat" bagi gubernur dan wali kota negara bagian dan kota terbesar di Brasil yang menerapkan aturan lockdown.

Diberitakan Reuters, Bolsonaro memiliki sikap sejalan dengan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump dalam memprioritaskan ekonomi daripada karantina wilayah, seperti yang dianjurkan oleh para ahli kesehatan masyarakat termasuk menteri kesehatannya sendiri, Luiz Henrique Mandetta.

Baca Juga: Usai Bupati Karawang Positif Covid-19, Bupati Purwakarta Putuskan Tes SWAB dan Isolasi Diri

"Virus-virus lain sudah membunuh lebih banyak orang daripada yang satu ini tapi tidak heboh seperti ini," kata Bolsonaro kepada media.

"Apa yang dilakukan beberapa wali kota dan gubernur adalah kejahatan. Mereka sedang menghancurkan Brasil," kata Bolsonaro.

Bukan hanya Bolsonaro yang terkesan meremehkan virus tersebut. Penasihat keamanan Brasil Augusto Heleno diketahui turut menyepelekan virus corona yang menjadi pusat perhatian dunia saat ini.

Baca Juga: Rapid Test Virus Corona, Tenaga Medis RSHS Bandung Jadi yang Pertama

Dirinya bahkan mengabaikan anjuran medis untuk mengisolasi diri selama dua pekan.

Halaman:

Editor: Gugum Rachmat Gumilar

Sumber: Reuters


Tags

Komentar

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

Pikiran Rakyat Media Network

X