Cek Fakta: Beredar Video Salat Jumat Dihadiri 2 Juta Warga Tiongkok di Tengah Wabah Covid-19, Tinjau Kebenaranya

- 22 Maret 2020, 19:13 WIB
Video yang diklaim sebagai salat jumat di Tiongkok.* /MAFINDO

PIKIRAN RAKYAT- Perkembangan virus corona yang begitu cepat, menyusul jumlah terinfeksi semakin meningkat, berbagai negara pun mengeluarkan ragam kebijakan guna mencegah penyebaran, tak terkecuali Indonesia.

Seperti baru-baru ini, Majelis Ulama Indonesia (MUI) melalui fatwa nomor 14 tahun 2020, meminta umat muslim di daerah dengan potensi penularan tinggi virus corona, untuk meniadakan salat Jum'at dan menggantinya dengan dzuhur.

Sebagaimana diketahui, virus tersebut berpotensi menular dari satu manusia ke manusia lain dalam kondisi berkerumun, mengingat salat Jum'at dilakukan berjemaah atau beramai-ramai dalam suatu tempat sehingga rentan terjadi penularan.

Baca Juga: Ulang Tahun ke-37, Bunga Citra Lestari Minta Kiriman Doa untuk Ashraf dan Ingatkan 'Stay at Home'

Di tengah larangan beribadah secara massal yang diberlakukan di banyak negara, baru-baru ini beredar video yang menampilkan kegiatan salat jumat tetap digelar di Tiongkok. Klaim dalam unggahan tersebut, salat jumat ini diikuti lebih dari 2 orang juta warga Tiongkok yang telah masuk islam.

Video yang dimuat akun Facebook Anita Rahayu kepada Manusia Merdeka berdurasi 6 menit 34 detik itu, menampilkan sekumpulan orang tengah menjalankan salat dan memadati jalanan Tiongkok ditengah wabah virus corona yang mulai mereda di Kota Wuhan. Video tersebut juga disertai dengan narasi.

“Sholat Jum'atan di China, menjadi lautan manusia. Membuat merinding hati kita semua. Lebih 2 juta Orang komunis China masuk Islam. Karena Orang Islam di Wuhan tidak Satupun yang kena virus corona," dikutip PikiranRakyat-Cirebon.com dari laman Facebook Anita Rahayu.

Baca Juga: Nikah di Usia 18 Tahun dengan Mojang Garut, Tegar Sang Mantan Penyanyi Cilik Minta Doa agar Keluarganya Sakinah

Namun setelah dilakukan penelusuran tim cek fakta Masyarakat Anti Hoaks Indonesia (Mafindo), klaim bahwa video itu menampilkan jutaan warga Tiongkok melaksanakan Sholat Jum'at ditengah wabah virus corona dapat dipastikan bohong atau hoaks.

Halaman:

Editor: Gugum Rachmat Gumilar

Sumber: Mafindo


Tags

Komentar

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

Pikiran Rakyat Media Network

X