Taliban Didesak Buka Sekolah untuk Perempuan hingga Dikecam PBB karena Ingkar Janji

- 14 Oktober 2021, 05:30 WIB
Ilustrasi. Taliban didesak untuk kembali membuka sekolah bagi perempuan di Afghanistan.
Ilustrasi. Taliban didesak untuk kembali membuka sekolah bagi perempuan di Afghanistan. /Reuters/Mohammad Ismail

PR CIREBON - Anak perempuan dan guru mendesak Taliban untuk membuka kembali sekolah untuk perempuan di seluruh Afghanistan.

Sekolah untuk anak perempuan telah ditutup selama sekitar dua bulan setelah pengambilalihan Taliban.

Hanya tiga provinsi di Afghanistan - Balkh, Kunduz dan Sar-i-Pul - yang telah membuka kembali sekolah untuk anak perempuan.

Baca Juga: Mix and Match atau Padu padan ala Shin Min Ah di ‘Hometown Cha Cha Cha’

Madina, siswa kelas 12 di sebuah sekolah di Kabul berharap sekolah dibuka kembali di ibu kota dan provinsi lain juga.

"Kami berharap sekolah akan dibuka di Kabul dan provinsi lainnya," katanya, dikutip PikiranRakyat-Cirebon.com dari Times of India.

"Karena musim dingin akan datang dan cuaca semakin dingin dan fasilitas di sekolah umum sangat terbatas, maka kami tidak bisa belajar."

Baca Juga: Gempa Bumi Berkekuatan 4,8 SR Guncang Kabupaten Pacitan

Ashoqullah yang merupakan seorang guru sekolah juga ikut bersuara.

Halaman:

Editor: Al Makruf Yoga Pratama

Sumber: Times of India


Tags

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

Pikiran Rakyat Media Network

X