Negaranya Makin Lumpuh Akibat Lonjakan Covid-19 yang Fantastis, Warga India: Kemana Kita Akan Pergi?

- 2 Mei 2021, 17:41 WIB
Ilustrasi jenazah Covid-19- Lonjakan kasus Covid-19 di India kian meningkat, warga mengeluh telah ditolak rumah sakit karena kekurangan tempat tidur.*
Ilustrasi jenazah Covid-19- Lonjakan kasus Covid-19 di India kian meningkat, warga mengeluh telah ditolak rumah sakit karena kekurangan tempat tidur.* // Reuters/Adnan Abidi

PR CIREBON - India mencatat lebih dari 400.000 kasus Covid-19 baru untuk pertama kalinya pada Sabtu, 2 Mei 2021.

Upaya vaksinasi Covid-19 besar-besaran di India terhambat di beberapa daerah karena kekurangan suntikan.

Pihak berwenang melaporkan 401.993 kasus Covid-19 baru dalam 24 jam sebelumnya, setelah 10 hari berturut-turut lebih dari 300.000 kasus harian di India.

Baca Juga: Mengaku Sempat Jadi Pembantu di Amerika Serikat, Barbie Kumalasari: Cuma Ngerawat Nenek-nenek

Kematian melonjak 3.523, menjadikan total korban negara itu 211.853, menurut kementerian kesehatan federal.

Lonjakan infeksi telah membanjiri rumah sakit, kamar mayat, dan krematorium, serta membuat banyak keluarga berebut untuk mendapatkan obat-obatan langka dan oksigen.

Dan sementara India adalah produsen vaksin Covid-19 terbesar di dunia, kekurangan suntikan di beberapa negara bagian menghambat pembukaan vaksinasi untuk semua orang dewasa.

Baca Juga: Ungkap Ingin Ubah Pola Pikir Masyarakat, Mantan Penebang Liar Jadi Pelaku Ekowisata

Negara bagian Benggala Barat tidak dapat memulai perjalanan yang ditujukan untuk orang dewasa berusia antara 18 dan 45 tahun karena kekurangan suntikan dan mendesak pemerintah federal untuk menyediakan lebih banyak pasokan.

Halaman:

Editor: Rahmi Nurlatifah

Sumber: Japan Today


Tags

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

Pikiran Rakyat Media Network

X