Peningkatkan Pengaruh di Indo-Pasifk Dinilai Jadi Kode Dukung AS, Uni Eropa: ini Bukan Anti-Tiongkok

- 20 April 2021, 18:10 WIB
Ilustrasi bendera Uni Eropa - Uni Eropa memutuskan untuk meningkatkan pengaruhnya di kawasan Indo-Pasifik, namun menegaskan itu bukan perlawanan terhadap Tiongkok.*
Ilustrasi bendera Uni Eropa - Uni Eropa memutuskan untuk meningkatkan pengaruhnya di kawasan Indo-Pasifik, namun menegaskan itu bukan perlawanan terhadap Tiongkok.* //Freepik


PR CIREBON - Uni Eropa memutuskan untuk meningkatkan pengaruhnya di kawasan Indo-Pasifik. 

Pihak Uni Eropa menggunakan area dari keamanan hingga kesehatan untuk melindungi kepentingannya seakan melawan kekuatan Tiongkok yang makin agresif.

Meskipun Uni Eropa dengan tegas hal itu bukanlah tindakan untuk melawan Beijing, Tiongkok.

Baca Juga: Waspada Bencana Karena Perubahan Iklim, PPB Sebut 2021 Jsdi Penentu: Kita Tidak Punya Waktu

Dipimpin oleh Prancis, Jerman, dan Belanda, yang pertama kali mencari cara untuk memperdalam hubungan dengan negara-negara seperti India, Jepang, dan Australia, Uni Eropa yang beranggotakan 27 orang itu ingin menggunakan rencana yang baru untuk menunjukkan kepada Beijing bahwa mereka menentang penyebaran otoritarianisme.

Uni Eropa menganggap bahwa UE harus memperkuat fokus strategis, kehadiran dan tindakannya di Indo-Pasifik.

Para diplomat juga mengatakan bahwa rencana itu bukanlah sikap "anti-Tiongkok".

Baca Juga: Tayangan The Simpsons Tuai Kontroversi, Musisi Legendaris Inggris Morrissey Sebut Menyakitkan dan Rasis

Para menteri luar negeri setuju pada konferensi video, mengatakan mereka akan berusaha untuk bekerja dengan mitra yang sejalan untuk menegakkan hak-hak dasar di kawasan Indo-Pasifik.

Rencana tersebut dapat berarti profil diplomatik UE yang lebih tinggi tentang masalah Indo-Pasifik, lebih banyak personel UE dan investasi di kawasan tersebut dan mungkin kehadiran keamanan yang lebih besar seperti pengiriman kapal melalui Laut Cina Selatan.

Halaman:

Editor: Rahmi Nurlatifah

Sumber: Japan Today


Tags

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

Pikiran Rakyat Media Network

X